no comments

Sosmed & Penyakit Hati

Karena saya suka membahas sesuatu poin per poin, maka tulisan kali ini juga akan saya bikin poin pe poin.

Baik. Yuk mari..

๐Ÿ˜‹

1. Ada yang dinamakan dunia maya, yaitu dunia kita di internet. Sama seperti di dunia nyata, di dunia maya kita juga ber-kehidupan sosial. Nah di dunia maya, utk berkehidupan sosial, kita butuh alat / media, kita biasa nyebut media sosial. Bahasa yang lebih lengkapnya adalah media untuk melakukan hubungan sosial di dunia maya.

2. Alat untuk berkehidupan di dunia ada banyak macam. Sebut saja email, facebook, instagram, snapchat, whatsApp, twitter, linked in, dll. Ada banyak lagi kalau mau disebut. Media-media tsb biasanya hadir dalam bentuk app / aplikasi.

3. Setiap alat tsb, memiliki fitur / fungsi macam-macam. Beda alat core fungsinya juga beda-beda. IG itu lebih ke foto / video. Linked in dan email lebih ke lingkaran profesional. Dll sesuai fitur unggulan masing-masing.

4. Nah kalau kita lihat, sebenarnya ada satu fitur yang ada di hampir semua app, yaitu fitur “berbagi”.

5. Di facebook namanya status. Di IG namanya post. Di twitter namanya twit. Di WA namanya story / snap. Dll

6. Fitur “berbagi” ini memang dibikin oleh perusahaan masing-masing media tsb untuk memungkinkan si pengguna untuk melakukan posting, bikin story / snap, bikin twit, dll.

7. Apa saja yang akan diposting ya sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna. Misal akun politik, ya isinya ttg politik biasanya. Kalau akun media, umunya berisi berita. Kalau akun pribadi ya ttg kehidupan pribadi dia. Dll. Sesuai dengan si pemilik akun.

8. Misal kita suka dengan hal-hal berbau politik, ekonomi, berita, dll. Ya berarti tinggal follow akun-akun yang kerap bahas seputar itu, kayak @tirtod misalnya.

9. Kalau sukanya seputar sastra, tinggal like / follow FB bang Darwis (Tere Liye) misalnya.

10. Intinya kita bisa follow akun-akun sesuai dengan preferensi kita.

11. Ketika postingan akun tsb sudah tidak sesuai lagi dengan preferensi kita, misal sudah membosankan, topiknya jadi nggak relevan, berisi hoax dll, ya tinggal di-unfollow. Sesimpel ini saja.

12. Tidak perlu kita koar-koar akun ini begini atau itu begitu selama isi postingannya tidak ada yang melanggar syariat, melanggar norma, menghina ideologi negara, dan hal-hal semacam ini. Kalau ada ya kita patut ngasih tau ke publik agar ada perbaikan.

13. Intinya kalau nggak suka, unfollow aja.

14. Sebagai contoh, sekarang mari kita lihat ke akun IG @natta_reza dan @wardahmaulina_. Contoh aja. Anggap kita follow mereka karena kita suka dengan topik seputar cinta-cintaan, nikah muda, pasangan ideal, dst.

15. Nah, Natta dan Wardah kebanyakan isi postingan mereka adalah foto-foto dan video-video mereka berdua. Jalan-jalan. Selfie-selfie. Caption juga mesra-mesra. Dll. Ya gambaran pasangan muda halal pada umumnya lah.

16. Kalau kita suka dengan mereka, ya tinggal follow, kita menikmati setiap postingan mereka, mereka bahagia, kita ikut bahagia. Orang baik biasanya sih gitu. Bahagia jika orang lain bahagia.

17. Kalau kita merasa mereka suka pamer kemesaraan, dikit-dikit upload, dst ya jangan difollow dong. Follow aja yang lain. Atau yang lebih baik lagi, jangan main IG sekalian, daripada orang makin hari makin mesra, eh kamu makin hari makin sesak dada. Na’udzubillah.

18. Sekarang kita coba bahas dikit soal story / snap WhatsApp. Story WA itu sifatnya memang sangat pribadi. Kan WA itu terkait dengan nomor pribadi toh. *Kecuali WA untuk jualan ya, isinnya ya seputar jualan.

19. Jadi tentu isi story di WA akan lebih pribadi. Kegiatan sehari-hari. Ide-ide. Pendapat. Perasaan. Dll.

20. Saat kita melihat story seseorang di WA, harusnya kita paham, isinya tentang kehidupan pribadi dia. Kegiatan sehari-hari dia, opini-opini dia, curahan perasaan dia, dst.

21. Jika kita suka, tinggal lihat, nggak suka, jangan lihat. Thats it. Hidup se simpel itu bro!

22. Orang-orang yang hatinya bermasalah malah gini: dia udah bisa prediksi isi story seseorang nih, tapi tetap memilih utk lihat, bahkan dicari-cari. Padahal hatinya belum ditata, belum dididik utk bersikap baik, bersikap syukur, bersikap bahagia dgn kebahagian orang lain. Akhirnya setelah memilih lihat story orang, malah jadi tambah sakit, karena hatinya masih belum beres.

23. Sebenarnya kasian dgn orang-orang seperti itu. Orang yang di dunia maya hatinya bermasalah, ada kemungkinan di dunia nyata juga bermasalah. Tetangga beli kulkas, dia yang kedinginan. Teman beli mobil, dia yang nge-gas. Ada saudara buka toko baru, dia yang sakit kepala.

24. Semoga kita terhindar dari penyakit hati seperti ini ya. Amin.

25. Nah, alhamdulillah saya punya solusinya agar kamu gak bisa lihat story orang lain jika story WA mereka malah membuat kamu tidak nyaman.

A. Delete contact dia. Iya, hapus nomor dia di HP kamu. Ini cara paling ampuh.
B. Bilang sama itu orang agar men-delete contact kamu. Ini juga baik.
C. Jangan lihat story dia. Kan kamunya udah tau story dia seperti apa. Jika hati, perasaan, dan pikiran kamu belum siap, jangan lihat. ๐Ÿ˜‹
D. Atau ini cara yang paling baik. Banyak-banyak baca Quran. Banyak-banyak dzikir. Banyak-banyak shalawat. Banyak-banyak doa sama Allah agar hati kita selalu bersih. Sering-sering juga mengucap selamat kepada orang-orang atas nikmat yang mereka terima. *mengucapkan rasa senang kepada orang lain atas nikmat Allah kepada mereka ampuh sekali menghilangkan penyaakit dengki / hasad.

26. Setiap hari, didik hati kita agar selalu baik. Latihan terussss. Hati agar bersih dan baik memang harus dilatih dan dididik. โ˜บ

27. Oh iya. Jia memang perlu melakukan upgrade (meningkatkan kualitas) diri, ada baiknya juga menghapus kontak-kontak di HP kamu yang kira-kira: tidak kamu kenal, tidak begitu kenal, gak pernah komunikasi, belum siap lihat story-story kamu, tidak memberikan value apa-apa dalam hidup kamu, berpotensi fitnah dan dosa, dan kriteria lainnya yang kira-kira layak jadi pertimbangan. Simpan saja nomor orang-orang yang baik, memberikan kamu manfaat, saudara dekat, teman-teman baik, dst.

Saya kira udah cukup panjang. Sampe di sini aja ya.

Intinya yang mau saya sampein adalah: yuk kita sama-sama memperbaiki hati, bersyukur, bersabar, tidak dengki / iri / hasad, biasakan senang dengan nikmat orang lain, selalu ingat Allah dan Rasulullah dalam hati, dll

Bismillah.. Mari jadi lebih baik!

๐Ÿ™‚

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p

Klik utk mendapatkan ebook gratis!

Mau Ebook Islami MURAH?

Apa itu ebook? Ebook adalah elektronic book, atau buku digital. Ebook tetap disebut buku, hanya tidak berbentuk fisik (kertas). Biasanya ebook berbentuk file pdf dan bisa dibaca melalui smartphone (HP), tablet, ataupun komputer / laptop.