Sabar: Makna, Pembagian, Keutamaan, Dll [LENGKAP]

JANGAN KETINGGALAN
EMAIL EKSLUSIF
Dapatkan email-email terbaik langsung ke inbox kamu dari hasana.id
Subscribe!
in syaa Allah manfaat 🙂

Sejatinya manusia diciptakan dimuka bumi ini semata-mata hanya untuk beribadah dan menghamba diri kepada Allah Swt. Dalam berbagai situasi dan kondisi kesiapan kita untuk menerima perintah Allah dan mengamalkannya sangat diwajibkan.

Kehidupan didunia ini tidak bisa kita hindari dari dua hal yaitu nikmat dan musibah. Begitu banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada kita, dan tidak seberapa musibah yang datang menghampiri kita. Kesiapan kita untuk menyambut dua hal tersebut sangat dibutuhkan.

Menykapi nikmat dengan bersyukur, dan menyambut cobaan dengan sabar adalah dua pilar yang menghantar kita ke jalan kebahagiaan didunia dan diakhirat. Namun jika kita kufur terhadap nikmatnya dan mengeluh terhadap musibahnya maka kesengsaraan lah yang akan kita rasakan selamnya.

Allah telah menjanjikan surga bagi siapa saja yang mau beramal kepadanya, pun sebaliknya Allah mengecam orang-orang yang durhaka kepadanya dengan siksa neraka.

Tidak selamanya kehidupan kita didunia penuh dengan rasa senang bahagia, adakalanya penderitaan dan kemelaratan kian hari semakin bertubi-tubi mendatangi kita. Lalu bagaimana solusinya, apa yang harus kita lakukan.

Dalam menjalani kehidupan didunia manusia seringkali dihadapi dengan berbagai musibah dan cobaanyang diberikan Allah Swt. Sukses dan tidaknya manusia dalam menghadapai cobaan didunia tergantung pada pribadi dank karakter masing-masing. Siapa saja yang mampu melewati ujian tersebut itulah mereka yang menang dan bahagia. Allah Swt memberikan salah satu solusi paling ampuh untuk menghadapinya yaitu dengan bersabar. Karena sabar adalah kunci dari semua problematika kita bersama.

Allah Swt berfirman dalam Al Quran surat az zumar ayat 10

قُلْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Latin: Qul yaa’ibaadilladziina aamanuttaquu rabbakum lilladziina ahsanuu fii haadzihid dunyaa hasanah, wa ardhullaahi waasi’ah, innamaa yuwaffash shaabiruuna ajrahum bighairi hisaab

Artinya: katakan olehmu hai hamba hambaku yang beriman bertakwalah kamu kepada tuhanmu, mereka yang berbuat baik didunia ini medapatkan kekbaikan, dan bumi Allah itu sangat luas, sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas.

Dalam ayat diatas member penjelasan bahwa orang-orang yang mapu bersabar akan mendapat pahala tanpa batas, yang tidak ada seorangpun tau banyaknya ganjara pahala yang diberikan.

Dalam Al Quran Allah memuji-muji orang yang bersabar dengan pahala yang banyak, dengan memperoleh jalan keluar, dan dengan mendapatkan kebahagiaan.

Seorang guru mampu terus mengajar karena sabar, seorang da’I mapu berdakwah karena sabar, dan seluruh aktifitas akan terus berputar disebakan sabar. Coba kita bayangkan seandainya manusia tidak mau bersabar, sungguh semua planning dan program yang direncanakan seapik mungkin pasti akan kacau dan tidak bertahan lama.

Semua kita meyakini bahwa proses dari bersabar itu pahit melebihi obat manpun, namun hasil dari sabar manis melebihi madu. Namun apa yang dimaksud dengan sabar? sabar yang bagaimana yang disukai oleh Allah? Jangan sampai kita salah kaprah dalam menyikapi makna sabar tersebut. Juga apa kata para ulama menyangkut dengan sabar ini? dan sejauh mana kedudukan sabar dalam kacamata agama?

Oleh karena itu pentingnya kita mengetahui jawbaan dari bebrapa pertanyaan diatas agar kita lebih mantap dalam menjalani lika-liku kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ujian. Kita juga perlu memahami kiat- kiat dan tatacara bersabar, agar kita mampu bersabar dalam berbagai keadaan, juga kelebihan dan rahasia yang dikandung dalam bersabar supaya kita lebih yakin akan janji Allah dibalik proses bersabar.

Baiklah tidak perlu berlama lama lagi, lamgsung saja kita kupas satu-satu masalah diatas dengan tuntas.

Apa itu sabar?

Penting bagi kita mengetahui defisnisi dari sabar agar kita tidak salah kaprah dalam meyikapi sabar yang sebenarnya dengan perbuatan yang hanya dibumbui dengan embel-embel sabar.

Kata sabar berasal dari bahasa arab dari kata shabara yashbiru shabran yang artinya menahan, dimana siapa saja yang bersabar berarti dia sedang menahan hawa nafsunya dari hal-hal yang bertentangan dengan agama

Sabar secara etimologi sebagaimana yang dijelaskan dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah tahan menghadapai cobaan, tidak lekas marah, dan tidak lekas putus asa.

Sedangkan sabar menurut terminologi syariat adalah kesiapan menjauhi segala hal-hal yang dilarang agama, menahan diri dari hawa nafsu yang mengekang kita, dan merasa cukup ketika kefakiran menghampiri kita.

Esensi dan hakikat sabarb adalah akhlak dan kepribadian kita yang muncul dari sanubari. Sifat sabar tidak akan bisa ditemukan oleh panca indra, dia hanya bisa dilihat dari kacamata batin. Karena itu secara lahir orang yang bersabar dengan yang tidak sama saja, namun yang menjadikan nya beda terletak pada karakter dan akhlaknya.

Dalam islam ada tiga klasifikasi sabar

Sabar dalam ketaatan

Sabar dalam ketaatan ini memiliki makna ketika kita berada dalam posisi jenuh dan bosan untuk berbuat taat dan beramal baik, kita bersikap sabar dengan tetap melakukannya. Hal ini tidaklah mudah, perlu proses dan latihan hingga kita mampu melakukannya dengan matang.

Kita ambil contoh ketika kita malas bangun malam untuk melakukan tahajjud dan kita berperang dengan rasa ngantu yang bersangatan, kita bersabar dengan cara menahan diri dari melanjutkan tidur dan tetap mnggerakkan badan untuk bangun bertahajjud menghadap Allah Swt.

Sabar dalam ketaatan ini bisa dilihat dari lahir batin sesorang, sabar secara lahir yaitu dengan besungguh-sungguh beribadah dengan istiqamah dan konsisten, sedangkan secara batin dengan cara iklasberibadah semata-mata mengaharapkan keridhaan Allah Swt.

Sabar menghadapi cobaan dan musibah

Layaknya semua manusia kehidupan kita tidak semuanya dihiasi oleh kesenangan dan kebahagiaan, terkadang ujian silih berganti tertulis di buku kehidupan kita, itulah bumbu-bumbu yang mempercantik alur cerita dari sebuah kehidupan. Kita merasakana seolah-olah ujian yang menimpa kita terasa sangat berat sehingga tidak sedikit yang mengeluh dan tidak bersabar.

Padahal Allah telah berfirman dalam surat al Insyirah ayat lima

فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

Latin: fainna ma’al ‘usri yusran

Artinya: karena sesungguhnya bersama kesulitan terdapat kemudahan

Allah Swt menjanjikan dalam Al Quran bahwa tiada setiap masalah yang menimpa kepada seorang hamba melainkan dibarengi dengan berbagi solusi. Maka dari itu tetap bersabar menghadapi ujian insyaallah solusi dari problem kita akan datang.

Firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 155

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

Latin: walanabluannakum bisyai in minal khaufi wal juu’I wa naqshin minal amwaali wal anfusi watstsamaraati, wabasysyirish shaabiriina

Artinya: dan sesungguhnya kami uji kalian dengan sesuatu dari ketakutan, kelaparan, dan kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berilah kabar gembira bagi mereka yang bersabar.

Sabar dalam kemaksiatan

Semakin hari kehidupan dimuka bumi semakin dipenuhi oleh maksiat-maksiat yang sangat menggoda dan menggerus iman dan keyakinan generasi umat islam. Tidak bisa kita pungkiri bahwa kehidupan diakhir zaman adalah kehidupan yang sulita jika generasi islam tidak ditanmkan iman dan ilmu yang kuat dalam dadanya. Maka langkah yang menjadikan kita aman adalah dengan tetap bersabar dalam menjauhi kemaksiatan yang merajalela, kita harus terus bersabar sampai fisik dan hati kita merasa jijik kepada maksiat.

Bersabar menjauhi kemaksiatan bukanlah perkara mudah, tidak sembarang orang yang mapu bersabar dikala maksiat mengoodanya, hanya segelintir orang yang dengan kuat dan tegar melawan maksiat dan bergegas dengan berbuat taat.

Penjelasan para ulama tentang sabar

Para ulama sepakat menyatakan bahwa solusi dari segala masalah dan musibah adalah dengan bersabar, namun mereka berbeda pendapat pada makna dari sabar tersebut. Dibawah ini akan kita terakan beberapa kalam ulama yang berkaitan dengan sabar.

Seseorang bertanya kepada Abu Sulaiman perihal sabar, beliau menjawab demi Allah kami tidak bersabar terhadap apa yang kami cintai, maka bagaimana bisa kami sabar pada apa yang kami benci.

Dzun nun al mishri salah seorang aulia Allah yang sangat masyhur berkata: hakikat dari sabar adalah menjauhi diri dari hal-hal yang bertentangan dengan agama, tetap bersikap tenang ketika menimpa cobaan, dan merasa tercukupi dengan menyembunyikan kefakiran dihadapan manusia.

Saidina ali ra berkata: sabar adalah bagian dari iman sebagaimana kepala adalah bagian dari tubuh. Makna dari ucapan saidina Ali yaitu siapa saja yang tidak memiliki iman dalam hatinya maka hatinya telah mati, sebagaiman manusia tanpa kepala.

Abu Utsman berkata; pahala yang paling tinggi disisi Allah adalah pahala ibadah yang dibarengi sabar, tidak ada pahala yang lebih tinggi dari itu.

Menurut Amr bin Utsman, sabar adalah tetap bersama Allah meskipun Allah sedang mengujinya, dan tetap lapang dada

Abu Muhammad Ahmad al Jariri berkata; hakikat sabar adalah tidak berbeda perilaku ketika menerima nikmat dan menghadapi musibah, dengan tetap tenang seolah tidak terjadi apa-apa.

Sebagian ulama mengklasifikasikan sabar kepada dua: sabar yang ada hubungannya dengan hamba, dan sabar yang tidak ada hubungan dengan hamba. Yang pertama juga terbagi dua yaitu sabar ketika melakukan perintahnya,n dan sabar ketika menjauhi larangannya. Adapun yang kedua yaitu sabar ketika menerima musibah dan ujian dariNya.

Hadits tentang sabar

Ada banyak hadits yang menjelaskan tentang keutamaan sabar, baik itu sabar atas taat, sabar dengan ujian, ataupun sabar atas maksiat.

Dari berbagai hadits tersebut, akan kita kumpulkan beberapa hadits pilihan yang berkenaan dengan keutamaan seseorang memiliki sifat sabar, diantaranya yaitu:

Hadits pertama

hadits riwayat imam Al Bazzar dan Abu Ya’la dari sahabat Abu Hurairah

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُوْلَى

Latin:Qaalan nabiyyu ‘alaihish shalaatu wassalaamu, ashshabru ‘indash shadmatil uulaa

Artinya: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda sabar itu terletak pada pertama kali musibah

Menurut imam Nawawi penjelasan dari hadits ini adalah pahala terbesar sabar adalah ketika seseorang menrima musibah pertama kali, karena begitu berat yang harus dia hadapi.

Hadits kedua

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: لَوْ كَانَ الصَّبْرُ رَجُلاً لَكَانَ رَجُلاً كَرِيْمًا

Latin: wa qaala ‘alaihishshalaatu wassalaamu, lau kaanash shabru rajulan lakaana rajulan kariiman

Artinya: Rasulullah Saw bersabda seandainya sabar di umpamakan bagai seorang laki-laki sungguh adalah dia seorang lelaki mulia.

Kandungan hadits ini adalah siapa saja yang memilikin sifat sabar maka dia termasuk manusia yang sempurna.

Hadits ketiga

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ: الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يُخَالِطُ النَّاسَ وَلاَ يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ.

Latin: ‘an ibn ‘umar qaalla qaala rashulullah shallallahu ‘alaihi wasallam almukminu alladzii yukhalithun naasa wayashbiru ‘ala adzaahum a’dlamu ajran minal mukminilladzi la yukhalithunnaasa walaa yashbiru ‘alaa adzaahum

Artinya: dari ibn Umar Ra berkata Rasulullah Saw bersabda seorang mukmin yang berbaur dengan manusia dan bersabar terhapad perlakuan buruk mereka jauh lebih besar pahalanya daripada mukmin yang tidak berbaur dengan manusia dan tidak bersabar atas perlakuan keji mereka.

Hadits keempat

الصَّبْرُ عَلَى أَرْبَعَةِ أَوْجُهٍ: صَبْرٌ عَلَى الفَرَائِضِ، وصَبْرٌ عَلَى المُصِيبَةِ، وَصَبْرٌ عَلَى أذَى النَّاسِ، وصَبْرٌ عَلَى الفَقْرِ. فَالصَّبْرُ عَلَى الفَرائِضِ تَوْفِيقٌ، وَالصَّبْرُ عَلَى المُصِيبَةِ مَثُوبَةٌ، وَالصَّبْرُ عَلَى أذَى النَّاسِ مَحَبَّةٌ، والصَّبْرُ عَلَى الفَقْرِ رِضَا الله تَعَالى

Latin: ash shabru ‘alaa arba’ati aujuuhin: shabrun ‘alal faraaidh, washabrun ‘alal mushiibati, washabrun ‘ala adzan naasi, washabrun ‘alal faqri. Fash shabru ‘alal faraaidhi taufiiqun, wash shabru ‘alal mushiibati matsuubatun, wash shabru ‘ala adzan naasi mahabbatun, wash shabru ‘alal faqri ridhallahi ta’alaa

Artinya: Sabar ada empat pemabagian: sabar menjalankan kewajiban, sabar atas musibah, sabar atas perlakuan buruk manusia, sabar atas kefakiran. Maka sabar atas kewajiban mendapatkan taufik, sabar atas musibah mendapatkan pahala, sabar atas perlakuan buruk manusia mendapat cinta, dan sabar atas kefakiran mendapat ridha Allah ta’ala

Ayat tentang sabar

Disamping hadits juga ada beberapa ayat yang menjelaskan keutamaan tentang sabar, ini mengindikasi bahwa sangat besar dan istimewa kedudukan sabar dalam agama islam.

Berikut kami terakan beberapa ayat pilihan mengenai fadhilah dan manfaat sabar

Surat az zumar ayat 10

قُلْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Latin: Qul yaa’ibaadilladziina aamanuttaquu rabbakum lilladziina ahsanuu fii haadzihid dunyaa hasanah, wa ardhullaahi waasi’ah, innamaa yuwaffash shaabiruuna ajrahum bighairi hisaab

Artinya: katakan olehmu hai hamba hambaku yang beriman bertakwalah kamu kepada tuhanmu, mereka yang berbuat baik didunia ini medapatkan kekbaikan, dan bumi Allah itu sangat luas, sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas.

Surat al Baqarah ayat 153

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Latin: yaa ayyuhal ladziina aamanusta’iinu bishshabri washshalaati innallaaha ma’ash shaabiriina

Artinya: hay orang-orang yang beriman mohon pertolongan lah kalian dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar

Surat al Anfal ayat 46

وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَنَٰزَعُوا۟ فَتَفْشَلُوا۟ وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَٱصْبِرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Latin: wa athi’ullaaha warasuulahu walaa tanaza’uu fatafsyaluu watadzhaba riihukum washbiruu innallaaha ma’ash shaabiriina

Artinya: dan taat olehmu akan Allah dan Rasulnya, dan janganlah kamu saling berbantahan yang membuat kamu gentar dan hilang kekuatanmu, dan bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar

Surat Al Baqarah ayat 45

وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَٰشِعِينَ

Latin: wasta’iinuu bishshabri washshalaati wainnahaa lakabiiratun illa ‘alal khaasyi’iina

Artinya: dan mohon pertolonganlah kalian dengan sabar dan shalat, dan sesungguhnya sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu

Surat Al Baqarah ayat 155

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

Latin: walanabluannakum bisyai in minal khaufi wal juu’I wa naqshin minal amwaali wal anfusi watstsamaraati, wabasysyirish shaabiriina

Artinya: dan sesungguhnya kami uji kalian dengan sesuatu dari ketakutan, kelaparan, dan kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berilah kabar gembira bagi mereka yang bersabar.

Keutamaan sifat sabar

Allah Swt sangat banyak sekali memuji orang yang memiliki sifat sabar dalam Al Quran, Rasulullah Saw juga demikian, banyak hadits yang menjelaskan itu. Semua itu tidak lain karena sifat sabar tentunya memiliki ribuan keutamaan dalamnya. Berikut diantara keutamaan dan faedah dari sifat sabar.

Pahala tanpa batas

Pahala bagi orang yang mapu bersabar dalam berbagai keadaan sungguh tidak terhingga batasnya, semua itu karena saking banyaknya pahala yang diberikan Allah Swt, sebagaimana firman Allah diatas, sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas.(Surat az zumar ayat 10)

Dalam tafsir Qurthubi disebutkan mengenai penjelasan ayat diatas bahwa tidak ada keraguan tentang kadar pahala yang diberikan bagi ahli sabar yaitu tidak terbatas, dan sesungguhnya orang yang dalam dunia diberikan kesehatan nanti diakhirat mereka menginginkan agar ketika dulu didunia ditimpa dengan berbagai musibah hingga seluruh tubuhnya dicabik-cabik, karena menginginkan pahala sabar yang tak terhingga.

Mendapatkan solusi

Allah swt menjanjikan bagi mereka yang sabar akan datang solusi dan kemudahan. Bahkan satu kesulitan yang diberikan akan dibarengi dengan bermacam solusi didalamnya. Sebagaimana firman Allah Swt dalam Al Quran surat al Insyirah ayat lima dan enam

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ﴿٥﴾ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: karena sesungguhnya bersama kesulitan terdapat kemudahan(5) dan sesungguhnya bersama kesulitan terdapat kemudahan

Dalam ayat ini Allah Swt mengulang-ngulang dua kali kalimat yang sama. Bila kita perhatikan dalam ilmu balaghah, ayat ini mengandung unsure taukid artinya Allah meyakinkan kita bahwa didalam setiap kesulitan pasti aka nada berbagai kemudahan dan solusi.

Mendapatkan pohon ujian

Allah Swt memberikan kepada orang yang bersabar semasa didunia satu pohon dalam syurga yang dinamakan dengan syajaratul balwa (pohon ujian), yang tidak diberikan kepada selain orang yang sabar. Alangkah senangnya kita bila nanti diakhirat kita sudah bisa memanen hasil tanaman kita didunia. Maka dari itu mari sama-sama kita tanam sebanyak-banyaknya bibit pohon ujian didunia agar kelak hasil yang kita dapatkan melimpah ruah disurga.

Allah naikkan baginhya sembilan ratus derajat

Rasulullah Saw bersabda

قال عليه الصلاة والسلام: الصَّبْرُ عِنْدَ المُصِيبَةِ بِتِسْعمَائة دَرَجَة

Latin: Qaala ‘alaihish shalatu wassalaam, ashshabru ‘indal mushiibah bitis’imiati darajatin

Artinya: Rasulullah Saw bersabda, sabar dikala datngnya musibah bagai Sembilan ratus derajat

Sabar lebih baik dari dunia dan isinya

Sifat sabar pada seseorang akan mencerminkan seluruh kehidupannya, maka tidak heran jika orang bisa menilai kita hanya dari melihat sabar tidaknya kita. Ketika seseorang telah mampu bersabar disetiap keadaan maka sikap yang demikian lebih baik dari dunia dan seisinya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw

صَبْرُ سَاعَةٍ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيها

Latin: Shabru saa’atin khairun minad dunyaa wamaa fiihaa

Artinya: sabar sesaat itu jauh lebih baik daripada seluruh dunia dan seisinya.

Itulah sekelumit tentang keutamaan sabar yang sangat luarbiasa, dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan sabar yang belum kita jelaskan diatas, yang insyaallah akan kita utarakan dilain waktu dan kesempatan.

Penutup

Sabar adalah sikap menahan diri dari segala hal yang menyimpang dengan syariat, bersikap tegas terhadap hawa nafsu yang menggoda kita, Kesiapan kita dalam berbagai situasi yang tak terduga, serta merasa cukup ketika ditimpa kefakiran.

Setiap manusia diwajibkan untuk memiliki landasan sabar dalam hidupnya, agar setiap perbuatan yang dikerjakan terealisasi dengan semestinya.

Namun untuk mendapatkan sabar yang sempurna perlu kepada adanyan latihan, kita harus terus menerus bersikap sabar sampai sifat sabar tersebut telah melekat kuat dalam tubuh dan hati kita.

Semoga Allah swt senantiasa menjadikan setiap pribadi kita orang-orang yang sabar, dan mengumpulkan kita semua kelak disurga bersama orang yang sabar. Amin ya Rabbal alamin.

 

JANGAN KETINGGALAN
EMAIL EKSLUSIF
Dapatkan email-email terbaik langsung ke inbox kamu dari hasana.id
Subscribe!
in syaa Allah manfaat 🙂

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p