no comments

Mereka yang suka membid’ahkan, Mensyirikkan dan memecah belah kita

Orang-orang yang tidak memuliakan Allah, dengan menyifati kepadaNya sifat-sifat yang tidak layak bagi Tuhan, mengatakan Allah bertempat, berada pada jihat tertentu, bahkan menganggap Allah memiliki anggota tubuh layaknya makhluk, maka bagaimana mereka bisa memuliakan Nabi?

Orang-orang yang tidak memuliakan Nabi, menjelek-jelekkan orang tua dan keluarga Nabi, membid’ahkan setiap syiar yang menjadi akses untuk menumbuhkan cinta kepada Nabi, menganggap syirik bertabarruk dengan atsarnya (segala sesuatu yang berkaitan dengan Nabi), atau bertawassul dan beristighasah dengan memanggil namanya, dan juga menganggap bid’ah merayakan hari kelahiran Nabi (maulid), maka kalau Nabi saja tidak dimuliakan, bagaimana mungkin mereka bisa memuliakan Ulama?

Orang-orang yang tidak memuliakan Ulama dengan menganggap Ulama tidak perlu diikuti. Baiknya kita langsung kembali kepada Alquran dan hadis Nabi saja tanpa perlu menjadikan Ulama sebagai perantaranya. Mereka yang tidak suka kepada Ulama dan anti Mazhab sering berkata: “Hum Rijal, Wa Nahnu Rijal”, para Ulama adalah lelaki (manusia biasa), kita juga manusia, kenapa kita harus ikut mereka, bukankah lebih baik kita berijtihad sendiri saja? Bahkan orang-orang seperti ini juga tak jarang mencoba membenturkan Nabi dan Ulama, “kamu mau ikut Ulama apa ikut Nabi?” hal yang sama seperti yang mereka lakukan kepada Sahabat Nabi. Kalau Ulama saja tidak mereka muliakan, bagaimana mereka memuliakan kita?

Umara dan negara saja yang punya kekuatan dianggap thaghut, dicaci maki, dihina dan terus diprovokasi, apalagi kita rakyat biasa. Mereka dengan mudahnya mengkafirkan kita, membid’ahkan kita, atau bahkan menuding siapa pun yang tidak mengikuti Manhaj mereka sebagai calon penghuni neraka, Na’uzubillah!!!

Namun kita tidak perlu membenci mereka,,, Orang seperti ini perlu kita sayangi, kita doakan semoga Allah berikan hidayah, karena mereka juga saudara kita. Kalau pun kita tentang ajaran mereka, atau kita halangi ruang gerak mereka, itu bukan karena kita benci mereka, tetapi karena kita ingin agar umat Islam yang lain tidak ikut-ikutan terseret dalam jurang pemikiran destruktif mereka..

Wallahul Muwafiq!!!

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p