Manfaat dari Pengamalan Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Manusia adalah makhluk Allah yang lemah. Tiada memiliki daya dan kekuatan jika Allah tidak memberinya.

Kelemahan itulah yang membuat manusia harus selalu bergantung kepada Allah. Menyerahkan semua urusan hanya kepada-Nya.

Ada sebuah ayat yang menunjukkan ketergantungan seorang hamba kepada Allah.

Bacaan dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil Ni’mal Maula Wani’man Nasir adalah dzikir yang sangat baik untuk diamalkan.

Mengenai keutamaan dan manfaatnya berikut akan Hasana.id tuliskan.

Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Dari sekian banyak ayat Al-qur’an yang sering digunakan sebagai ayat dzikir, ini merupakan satu ayat yang memiliki keistimewaan dan khasiat yang luar biasa.

Hasbunallah Wani’mal Wakil Ni’mal Maula Wani’man Nasir adalah kalimat doa dan dzikir yang diajarkan dalam Islam.

Berisi perintah untuk meyerahkan diri kepada Allah, sebagai tempat untuk meminta perlindungan dan pertolongan.

Kalimat tersebut merupakan lafadz dzikir yang pendek dan sederhana. Tetapi, sebenarnya ada makna yang sangat luar biasa dalam bacaan dzikir tersebut.

Lafadz dzikir yang akan kita bahas kali ini bisa dipahami sebagai pasrahnya seorang hamba. Hanya menjadikan Allah sebagai tempatnya meminta dan berdoa.

Tiada tempat kembali kecuali hanya kepada Allah Swt. Dia lah yang menguasai apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Makna Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Lafadz “Hasbunallaah” memiliki arti bahwa Allah akan mencukupi segala urusan kamu.

Sedangkan “wa ni’mal wakiil” bermakna Allah adalah sebaik-baik tempat untuk menyandarkan segala urusan hamba-Nya dan yang mendatangkan segala kebaikan.

Lafadz ini juga menegaskan, sesungguhnya kita ini tidak bisa menolong diri sendiri. Manusia itu lemah dan tidak memiliki daya kekuatan kecuali Allah memberinya. Serahkan semua urusan dan pertolongan tersebut hanya kepada-Nya.

Pasrah kepada Allah

Kepasrahan dalam menerima takdir akan membuat jiwa menjadi tenang saat menghadapi segala masalah dan cobaan yang sedang terjadi.

Hati yang dekat dengan Allah membuat seseorang memilki kepekaan yang tinggi sehingga ia akan terhindar dari kejahatan yang mengincarnya.

Tak hanya kita orang-orang biasa yang membaca dan mengamalkan dzikir hasbunallah wanikmal wakil ini. Para nabi pun juga mengamalkan dzikir ini sebagai tanda kepasrahan mereka semua.

Kalimat “hasbunallah” adalah tanda kalau hanya Allah yang benar-benar dibutuhkan manusia. Tidak ada tempat berlari kecuali pada Allah. Dan, keselamatan terjadi atas pertolongan Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ

Fa firru ilallahi innii lakum munhu nadziirum mubiin

Artinya:

Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. ” (QS. Adz Dzariyat: 50)

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Wa man yatawakkal ‘alallahi fahuwa khasbuh

Artinya:

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).

Sungguh setiap orang yang kembali ke pada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan rezeki padanya.

Namun sebaliknya barang siapa bersandar kepada makhluk Allah ataupun kepada selain Allah, maka ia akan semakin sulit dalam urusannya.

Hanya Allah Tempat Bergantung

Hati kita adalah milik Allah dan sudah seharusnya kita bergantung pada Allah, bukan pada makhluk-Nya.

Jika hati kita hanya bersandar hanya kepada Allah. Dan, kita hanya menjadikan Allah sebagai tempat bergantung dan kembali, tentu akan dimudahkan segala urusan.

Kekuatan dzikir hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir sangatlah besar. Bahkan, apa yang ada di muka bumi tidak ada yang melebihinya.

Dzikir hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir merupakan potongan ayat Al-Quran. Maknanya sangat dalam dan terdapat hikmah yang sangat besar.

Dengan mempelajarinya, kita akan mengetahui arti dzikir ini, keutamaannya, makna dari lafadz-nya, dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Dan, menjadikan dzikir ini untuk lebih dekat kepada Allah sekaligus memohon pertolongan hanya kepada-Nya.

Kekuatan Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Jika berbicara tentang kalimat dzikir ini, tentu kita berharap Allah memberikan pertolongan pada kita. Menghadirkan keberanian serta menguatkan diri kita ketika datang cobaan atau masalah dalam hidup ini.

Sebagaimana cerita yang terkandung di dalam Al-Quran bahwa hasbunallah wanikmal wakil adalah doa umat Islam ketika kaum Quraisy menyerang.

Dan dengan keyakinan kuat bahwa Allah Swt. akan menolong mereka, maka datanglah pertolongan Allah Swt. yang sesungguhnya.

Dalam Al-Quran juga telah disebutkan bahwasannya manusia akan diuji dengan perasaan yang gelisah.

Namun bagi orang yang beriman, mereka yakin Allah selalu menyertai mereka. Orang yang memiliki iman di hatinya ini yakin Allah akan menolong dan menghilangkan gelisah tersebut.

Sikap pasrah yang ditunjukkan itu adalah bentuk dari takwa. Selalu menerima apapun yang sudah ditakdirkan Allah kepada mereka.

Hal ini membuat jiwa mereka menjadi lebih sabar dan tentram. Mereka akan tetap tenang ketika datang cobaan di dalam kehidupannya.

Dengan selalu membaca dan mengamalkan kalimat tersebut, hati akan terasa lebih dekat dengan Allah.

Keutamaan bacaan hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir telah terbukti sangatlah kuat, dzikir yang tak tertandingi.

Diantara beberapa kedahsyatan dzikir hasbunallah wanikmal wakil adalah:

Bentuk Ketakwaan kepada Allah

Membaca hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir bisa menjadi satu dari banyak bentuk ketakwaan kita kepada Pemilik alam semesta.

Sebagai wujud rasa tawakal kita kepada Allah dan berpasrah untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya.

Bacaan dzikir ini juga dimaksudkan bahwa kita menyerahkan seluruh jiwa dan raga hanya kepada Allah. Semua urusan, masalah, dan apapun yang kita hadapi kita serahkan kepada Allah. Karena, hanya Allah lah sebaik-baik pelindung.

Ketenangan Hati ketika Masalah Datang

Bacalah ayat hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir ketika kita sedang dihimpit masalah kehidupan.

Menegaskan bahwa Allah Maha Esa

Adapun makna hasbunallah wani’mal wakil yaitu menegaskan bahawa Allah itu Esa dan tidak ada sesembahan lain kecuali Dia.

Allah lah dzat yang hanya kepadanyalah kita menyerahkan segala urusan. Kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Dan, hanya kepada Allah kita meminta perlindungan.

Kisah Kedahsyatan Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Menghilangkan Ketakutan pada Perang Uhud

Kedahsyatan dzikir hasbunallah wani’mal wakil yang selanjutnya terbukti ketika kejadian pada perang Uhud antara umat Islam dan kafir Quraisy.

Pada saat perang Uhud tentara kaum muslimin banyak yang gugur dalam peperangan, bahkan Rasulullah saw. pun pengalami luka-luka.

Tatkala kaum muslimin akan kembali ke dari medan perang dan sedang berada di tengah perjalanan, mereka mendengar kabar bahwa kaum kafir Quraisy sedang kembalimenghimpun tentara untuk menyerang kaum muslimin.

Di tengah-tengah rasa lelah dan dalam keadaan berduka, Rasulullah saw. memerintahkan mereka untuk bersiap kembali menghadapi kafir Qurais.

Dan Rasulullah saw. mengajarkan kepada mereka untuk membaca hasbunallah wani’mal wakil.

Maka tidak ada rasa takut sedikitpun yang menyertai mereka. Bahkan pasukan muslim yang beriman tersebut semakin bertambah teguh imannya sehingga membuat gentar kafir Quraisy.

Kisah Nabi Ibrahim

Hasbunallah wa ni’mal wakil” diucapkan oleh Nabi Ibrahim a.s ketika akan dilempar ke kobaran api.

Nabi Ibrahim menyerahkan hidup dan matinya sepenuhnya kepada Allah.

Hingga Allah berfirman “Wahai api dinginlah, dan jadilah keselamatanlah bagi Ibrahim”.

Allah mengubah api yang panas itu menjadi dingin dan sangat menenangkan. Dan Ibrahim pun tidak terbakar.

Kemenangan Perang Badar

Dalam melawan kau kafir Quraisy pada perang Badar, Nabi Muhammad saw. juga diriwayatkan melafalkan dzikir Hasbunallah wa ni’mal wakil sehingga Allah memberikan kememangan kepada kaum muslimin.

Asbabun Nuzul

Sebab turunnya ayat ini berhubungan dengan peperangan kaum Quraisy dengan umat Islam dalam Perang Uhud.

Sekembalinya dari Perang Uhud, Abu Sufyan merasa menyesal. Dia adalah sang panglima perang kaum musyrikin Mekah.

Abu Sufyan saat itu sampai di Ruha. Dia dan tentaranya bermaksud kembali ke Uhud untuk melanjutkan perang.

Berita tentang Abu Sufyan ini sampai kepada Nabi Muhammad. Kemudian beliau memanggil kembali pasukan muslimin. Bersiap siaga untuk menghadapi Abu Sufyan dengan pasukannya.

Rasulullah saw. berkata, “Janganlah diantara kalian ada yang ikut perang hari ini kecuali mereka yang telah ikut kemarin, sedang tentara Islam pada waktu itu telah banyak yang luka-luka.”

Pasukan kaum musyrikin akhirnya pulang kembali. Mereka diberikan rasa takut pada hatinya oleh Allah.

Tapi, sebagian orang munafik menakut-nakuti para mujahid. Sebagian munafik ini menyebarkan kabar bahwa pasukan musyrikin telah menghimpun kekuatan baru untuk berperang lagi.

Kabar yang disebarkan tersebut tidak membuat para mujahid ini gentar. Pasukan kaum muslimin bahkan bertambah iman dan semangatnya. Mereka berkata, “Allah tetap akan melindungi kami dan kepada Allah kami bertawakal.”

Lafadz Dzikir yang Memiliki Manfaat Sama dengan Hasbunallah Wani’mal Wakil

Selain dzikir hasbunallah wani’mal wakil ternyata juga ada lafadz-lafadz dzikir lainnya yang memiliki manfaat yang menyerupai lafazd tersebut.

Diantara dzikir-dzikir tersebut adalah:

Ya hayyu ya qayyum birakhmatika ast taghis

Lafadz tersebut merupakan dua asma Allah yang agung. Bagi kamu yang membacanya dengan mengharap ridha Allah maka kamu akan mendapatkan manfaatnya.

Manfaat dari dua asma Allah ini sebagaimana diutarakan oleh Imam Ghazali.

Saat kamu membaca dua asma Allah ini setiap hari sebanyak 1000 kali maka kamu akan diberikan sebuah kewibawaan, dilindungi dari segala macam bahaya, diluaskan rezekinya, dan akan dimuliakan oleh Allah.

Dzikir “ya hayyu ya qoyyum birohmatika astaghis” ini juga sangat dianjurkan untuk dibaca saat kamu sedang dalam kesusahan dan menghadapi berbagai masalah.

Semakin banyak kamu membacanya maka akan semakin banyak manfaat dan pertolongan yang Allah berikan.

Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzolimin

Doa ini juga disebut dengan doa nabi nuh atau dzuun nuun. Disebut demikian karena doa ini adalah doa yang dipanjatkan Nabi Yunus a.s karena telah melakukan kesalahan tatkala meninggalkan dakwahnya.

Lafadz dzikir ini merupakan potongan dari surat al-anbiya’ ayat ke-87.

Dzikir ini sangat dianjurkan untuk dibaca disetiap waktu. Manfaatnya adalah untuk menenangkan hati saat berada dalam kesulitan.

Selain itu dengan membaca dzikir ini diharapkan kamu akan diberi kemudahan dalam setap masalah dan segera diberikan jalan keluar dari masalah tersebut.

Laa haula walaa quaata illa billah

Dzikir ini merupakan salah satu dzikir yang juga dianjurkan oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw. pun menyebutkan bahwa bacaan dzikir Lahaula walaa quaata illa billah merupakan sebuah tabungan dan simpanan kekayaan kelak di dalam syurga.

Bukan cuma itu saja, ternyata berbagai macam penyakit bisa disembuhkan dengan membaca dzikir hauqalah ini.

Dzikir ini juga telah terbukti kekuatannya saat umat muslim mengalami keputus asaan saat mengepung benteng Romawi.

Dan kemudian mereka berikhtiyar dengan membaca lafadz dzikir Lahaula walaa quaata illa billah tersebut.

Dan kemudian Allah pun menghilangkan kesedihan di dalam hati kaum muslim dengan memberikan sebuah pertolongan.

Cara Mengaplikasikan Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Pengamalan dzikir ini sebenarnya bisa dilakukan kapan saja dan dalam keadaan dan kondisi bagaimanapun.

Tapi, kita kisa mengamalkan atau membaca dzikir ini pada waktu-waktu tertentu yang terdapat keutamaan di dalamnya.

Selain itu, kita juga bisa menggunakan beberapa cara dalam mengamalkannya agar keutamaan tersebut bisa kamu capai.

1. Membaca Secara Rutin

Dzikir hasbunallah wani’mal wakil akan memberikan khasiat atau keutamaan bagi kamu yang mau mengamalkannya secara rutin dan istiqamah.

Pembacaan dzikir ini sangat disarankan untuk diamalkan secara rutin dan istiqomah baik saat sedang dirundung masalah atau pun tidak.

2. Membaca Dzikir dengan Hitungan Tertentu

Mengamalkan sebuah dzikir biasanya dapat dilakukan dengan sebanyak-banyaknya. Namun ada beberapa dzikir yang bila diamalkan dalam jumlah tertentu akan memberikan kemustajaban dan keutamaan tertentu dari dzikir tersebut.

Sebagaimana dzikir hasbunallah wani’mal wakil apabila diamalkan dengan jumlah pembacaan dzikir sebanyak 450 kali akan memberikan kemudahan kepada pembacanya dan membantu pembacanya untuk keluar dari masalah.

Keutamaan lainnya yang bisa kamu dapatkan dengan istiqamah membacanya sebanyak 450 kali diantaranya: Allah akan mencukupi kebutuhanmu, Allah akan melindungimu dari kejahatan makhluk-NYA, Allah akan selalu memberika pertolongan untukmu.

Dikatakan oleh Syekh Abi Hasan as Syadzili ra yang intinya adalah jika kamu istiqomah membaca dzikir hasbunallah wani’ma wakil, maka kamu akan memperoleh keberuntungan bersama dengan orang-orang yang beruntung.

3. Membaca Dzikir pada Waktu Mustajab

Pembacaan dzikir hasbunallah wanikmal wakil ini juga bisa dilakukan pada waktu-waktu yang mustajab.

Yaitu seperti setelah melakukan sholat fardhu, kemudian setelah melakukan sholat Sunnah, disepertiga malam, dan waktu-waktu mustajab lainnya.

Berbagai keutamaan bisa Anda dapatkan sesuai dengan keutamaan-keutamaan dari pengamalan dzikir hasbunallah wani’mal wakil sesuai dengan yang telah disebutkan di atas.

Namun jangan lupa untuk tetap bekerja keras dengan giat dan kemudian menyerahkan hasil akhir seluruhnya kepada Allah.

Salah satu bentuk upaya menyerahkan seluruh hasil kepada Allah adalah dengan cara melakukan ibadah harian dengan giat dan menambahnya dengan amalan-amalan sunnah seperti dzikir hasbunallah wanikmal wakil.

Pengamalan dzikir ini sangat penting bagi setiap muslim. Mengingat dzikir ini merupakan salah satu doa dengan keutamaan yang mulia.

Adab-adab dalam Berdzikir

Untuk mendukung agar kamu mendapatkan keutamaan dzikir hasbunallah wanikmal wakil tersebut secara pasti, kamu bisa melakukannya dengan menerapkan adab-adab dalam berzikir sebagai berikut ini:

Khusyu’ dan Khidmat

Hendaknya dzikir dilakukan dengan penuh khusyu’ dan khidmat

Maksud daripada khusyu’ di sini adalah benar-benar berdzikir dengan mengingat Allah seakan-akan kamu sedang bertemu dengan-Nya.

Tidak ada fikiran lainnya saat kamu sedang melakukan dzikir kepada Allah.

Pada saat tersebut kamu menggunakan fikiran dan hati kamu sepenuhnya untuk mengingat Allah dan tidak disertai dengan ingatan kepada yang lainnya.

Menggunakan Bacaan yang Ma’tsur

Menggunakan bacaan yang ma’tsur baik ayat ataupun hadits Nabi saw.

Ini berarti dalam berdzikir hendaknya menggunakan kalimat-kalimat yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw.

Baik itu berupa kalimat hadits maupun potongan dari ayat Al-qur’an.

Hal ini dilakukan agar dzikir yang kamu lakukan tetap sesuai dengan syariat yang diajarkan oleh tuntunan agama Islam.

Membaca dengan Perlahan dan Tidak Tergesa-Gesa

Hendaklah berdzikir dengan perlahan dan tidak tergesa-gesa sehingga kalimat yang kamu ucapkan tidak terdengar jelas.

Sebaiknya dalam berdzikir kamu bisa meresapi setiap lafadz yang kamu ucapkan.

Dengan demikian kamu bisa merasakan bahwa dzikir tersebut merasuk ke dalam hati dan manfaatnya akan terasa langsung dalam jiwamu.

Berdzikir dalam Keadaan Suci

Sebaiknya berdzikir dalam keadaan (bersuci) atau memiliki wudlu.Meski berdzikir boleh dilakukan dalam keadaan bagaimanapun baik sedang berhadats maupun tidak. Namun sebaiknya kamu bersuci terlebih dahulu sebelumnya.

Gunakan Pendahuluan Terlebih Dahulu

Memulai dzikir dengan bacaan subhanallah, alhamdulillah, dan lailahaillallah. Setelah itu dilanjutkan dengan shalawat Nabi saw.

Bacaan-bacaan tersebut ditujukan sebagai tawasul kepada Nabi saw. agar kamu bisa lebih khusyu’ di dalam mengingat Allah.

Bersuara Tidak Keras

Gunakan suara yang sedang ketika berdzikir, yakni tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan.

Dalam berdzikir kepada Allah sebaiknya kamu menggunakan suara yang sedang-sedang saja.

Jangan terlalu keras saat melafadzkan kalimat-kalimatnya, karena ditakutkan dzikir yang kamu lakukan tersebut mengganggu orang yang berada di sekitarmu.

Jika demikian dzikir yang seharusnya mendatangkan manfaat tersebut malah akan memberikan madharat karena mengganggu orang lain.

Jadi sebaiknya berdzikirlah dengan suara pelan yang dapat kamu dengarkan sendiri.

Demikian tadi sedikit ulasan mengenai dzikir Hasbunallah wa ni’mal wakil dengan berbagai keutamaan dan kedahsyatannya. Semoga bermanfaat.

Hasbunallah Wani’mal Wakil

https://dalamislam.com/

https://www.kabarmakkah.com/

https://www.rumahfiqih.com/

Makna Dzikir Hasbunallah wanikmal wakil (Doa Nabi Muhammad)

https://islam.nu.or.id/post/read/81391/ini-keutamaan-dzikir-menurut-ibnu-athaillah

https://www.nu.or.id/

 

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p