Doa untuk Orang Sakit [PENJELASAN LENGKAP]

JANGAN KETINGGALAN
EMAIL EKSLUSIF
Dapatkan email-email terbaik langsung ke inbox kamu dari hasana.id
Subscribe!
in syaa Allah manfaat 🙂

Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak luput dari ketergantungan satu sama lain, hal ini disebabkan karena kebutuhan yang sangat banyak melebihi kemampuan dan waktu yang dimiliki.

Islam adalah agama yang komprehensif dimana seluruh aspek kehidupan manusia diatur begitu sempurna dan lengkap, mulai dari bangun tidur, makan, beraktifitas sampai tidur kembali.

Islam tidak hanya mengatur tentang hubungan kita dengan Allah, akan tetapi islam juga mengajarkan kepedulian kepada sesama, menjalin persaudaraan, dan memperkuat keakraban.

Dalam islam ada dua katagori ibadah, ada ibadah mahdhah (individual) dan ibadah ghairu mahdhah (sosial). Ibadah mahdhah adalah ibadah yang manfaatnya hanya bisa didapat oleh yang melaksanakan, berbeda halnya ibadah ghairu mahdhah dimana manfaatnya juga bisa dirasakan oleh orang lain.

sebagaimana dalam sebuah hadits menyatakan

خير الناس أنفعهم للناس

khoirunnas anfa’uhum linnas

Sebaik-baik manusia disisi Allah Swt adalah mereka yang paling bermanfaat bagi manusia lain

Dari sekian banyaknya ibadah sosial dalam islam salah satunya adalah menjenguk orang sakit. Menjenguk orang sakit selain sebagai kepedulian kita kepada sesama juga mempunyai beberapa manfaat dan kelebihan.

Diantaranya yaitu mempererat tali persaudaraan dan memupuk jiwa sosial kita dengan sesama, Ada beberapa ayat dalam Al Quran yang menganjurkan kita untuk saling silaturrahmi.

Salahsatunya sebagaimana yang tertera dalam Al Quran surat An Nisa ayat 1

وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Wattaqullahal ladzi tasaaluna bihi wal arham innallaha kana ‘alaikum raqiba

Dan bertakwalah kamu kepada Allahyang dengan namanya kamu saling meminta satu sama lain dan jagalah hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasim.

Juga keutamaan menjenguk orang sakit adalah mengingatkan kita akan perihal akhirat, dan menghilangkan kecintaan kita kepada dunia, dimanna dengan ini kita akan teringat bahwa sebanyak apapun kekayaan kita didunia tidak akan bermanfaat ketika sudah meninggal jika tidak digunakan untuk akhirat.

Hal ini selaras dengan hadits nabi

عُوْدُوا الْمَرِيْضَ وَاَتْبَعُوا الْجَنَازَةَ تُذَكِّرْكُمُ الْآخِرَةَ

‘udul maridha wattaba’ul janazata tuzakkirukumul akhirah

Jenguklah orang sakit dan iringilah jenazah, keduanya mengingatkan kamu perihal akhirat

Dan masih banyak lagi faedah dan keutamaan menjenguk orang sakit yang tertera dalam hadits-hadits nabi seperti mendapat doa dari para malaikat, tercurahkan rahamat, dan lain sebagainya

Oleh karena itu pada kesempatan ini kita akan coba paparkan beberapa doa untuk orang sakit, beberapa ayat dan hadits yang berkaitan dengan keutamaan menjenguk orang sakit, etika menjenguk orang sakit, resep sehat ala Rasul, dan lain sebagainya.

Dan untuk memudahkan cara baca dan dalam memahami kandungan makna dari doa tersebut juga akan kita sertakan kalimat latin dan terjemahannya.

Doa untuk orang sakit

Adalah sebuah keharusan sebagai ummat islam untuk saling menjenguk ketika ada yang sakit diantara kita. Namun apa yang harus kita lakukan ketika berada didepan orang sakit, apakah hanya sebatas bertanya kabarnya, atau ngobrol ringan?

Rasulullah Saw mengajarkan beberapa doa yang diucap ketika menjenguk orang sakit, diantaranya adalah

Menenangkan orang sakit dengan mengucapkan

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

La ba’sa thahur insyaallah

Tidak apa semoga (sakit ini) menjadi pembersih (bagi dosa)

Membaca doa yang diucapkan oleh Rasul ketika menjennguk keluarga

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allahumma rabban nasi adzhibil ba’sa isyfi antasy syafi la syafia illa anta syifaal la yughadiru saqman

Ya Allah tuhan seluruh manusia hilangkanlah sakit. Sembuhkanlah karena engkau adalah pemberi kesembuhan, tidak ada yang dapat menyembuhkan selain engkau dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa nyeri

Membaca doa yang diucapkan ketika Rasulullah Saw ketika menjenguk Sa’ad bin Abi waqash

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Allahumma isyfi sa’dan, Allahumma isyfi sa’dan, Allahumma isyfi sa’dan

Ya Allah sembuhkanlah, sembuhkanlah, sembuhkanlah

Membaca doa tujuh kali

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Asalullahal ‘adhim rabbal ‘arsyil ‘adhim an yasyfiaka

Aku memohon kepada Allah yang maha mulia pemilik arsy yang megah agar menyembuhkanmu (7x)

Membaca doa

اللَّهُمَّ اشْفِ عَبْدَكَ يَنْكأ لَكَ عَدُوّاً، أوْ يَمْشي لَكَ إلى صَلاةٍ

Allahumma isyfi ‘abdaka yanka’u laka ‘aduwwan, au yamsyiya ila shalah

Ya Allah sembuhkanlah hambamu ini, dia yang melawan musuhmu, dan berjalan menuju shalat karenamu

Membaca doa yang diajarkan malaikat Jibril

بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ أَوْ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ

Bismillahi arqika min kulli syai’in yu’dzika min syarri kulli nafsin au ‘ainin au hasidin Allahu yasyfika bismillahi arqika

Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu dari kejahatan segala makhluk atau kejahatan mata atau pedengki, semoga Allah menyembuhkanmu dengan nama Allah aku meruqyahmu

Membaca doa Rasulullah Saw ketika menjenguk sahabat Salman ra

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Syafallahu saqamaka, waghafara dzanbaka, wa’afaka fi dinika wajismika ila muddati ajalika

Semoga Allah menyembuhkan penyakitmu, mengampuni dosamu, menyehatkanmu dalam agamamu dan fisikmu sepanjang usiamu

Membaca doa Rasulullah Saw ketika menjenguk saydina Utsman bin ‘affan ra

بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، أُعِيذُكَ بِالله الأَحَدِ الصَّمَدِ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفْوًا أَحَدٌ مِنْ شَرِّ مَا تَجِدُ

Bismillahirrahmanirrahim, u’idzuka billahil ahadish shamad alladzi lam yalid walam yulad walam yakun lahu kufuwan ahad min syarri ma tajidu

Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, aku mendoakanmu dengan nama Allah yang maha esa yang segala sesuatu bergantung padanya, yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang bersekutu dengannya, dari kejahatan yang engkau temui

Surat dalam Al quran perihal orang sakit

Al Quran sebagai pedoman dan tuntunan dalam menjalani kehidupan didunia selalu menghadirkan solusi yang begitu tepat terhadap problem manusia, baik itu hubungan personal maupun hunungan sosial.

Termasuk dalam perkara sosial adalah menjenguk orang sakit, agar terjalinnya rasa kemanusiaan lebih lagi rasa persaudaraan dalam lingkungan kita.

Al Quran menjadi satu-satunya obat dan penawar yang tidak akan pernah berubah kualitas dan manfaatnya sepanjang masa, hal ini dibuktikan dengan berbagai riset, dan observasi dari pelbagai wilayah negara.

Ada banyak ayat dalam Al Quran yang menjelaskan tentang perihal orang sakit,dan ayat-ayat untuk kesembuhan segala penyakit.

Diantaranya adalah Surat At Taubah ayat 14

وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

Wayanshurkum ‘alaihim wayasyfi shudura qaumin mu’minin

Dan Allah akan menolong kalian dan melegakan hati orang-orang beriman

Kemudian dalam surat Yunus ayat 57

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Yaa ayyuhaan-naasu qad jaa atkum maw`izhatum mir-rabbikum wa syifaa-ul-limaa fish-shuduuri wa hudaw wa rahmatul-lil mu’miniin 

Hai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan kesembuhan bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk dan kasih sayang bagi orang-orang yang beriman

Juga tersebut dalam surat An Nahl ayat 69

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ

Yakhruju mim-buthuunihaa syaraabum-mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaa-ul-linnaas

Dari perut lebah keluar minuman (madu) yang beranekaragam warnanya, didalamnya terdapat obat bagi manusia

Kemudian dalam surat Al Isra’ ayat 82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Wa nunazzilu minal qur-aani maa huwa syifaa-uw warahmatul-lil mu’miniin

Dan kami turunkan dari Al Quran penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman

Juga doa Nabi Ibrahim yang diabadikan dalam surat Asy Syura ayat 80

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Wa idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini

Dan apabila aku sakit dialah yang menyembuhknku

Dan terakhir terdapat dalam surat Fushshilat ayat 44

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

Qul huwa lilladziina aamanuu hudaw wasyifaa’uw-walladziina laa yu’minuun

Dan katakanlah (hai Muhammad) bahwa Al Quran itu menjadi petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman

Etika menjenguk orang sakit

Telah kita ketahui dari penjelasan diatas bahwa begitu banyak manfaat yang kita dapati dari menjenguk orang sakit dan kebahagaiaan yang diperoleh orang sakit.

Maka ada baiknya kita juga perlu perhatikan etika dan tatakrama kita dalam membesuk orang sakit. Hal itu bertujuan agar orang sakit senang dan bahagia dengan kehadiran kita, bukan malah menjadi risih dan terganggu.

Diantaranya yaitu

1. membawa sesuatu yang dapat menggembirakan hatinya

Seperti yang tersebut dalam kitab Fawaidul Makiyyah hal 151 dijelaskan tatacara dalam menjenguk orang sakit

قال بعض الأئمة ويستصحب معه ما يستروح به كريحان اوفاكهة
Qala ba’dhul a’immah wa yustahabbu ma’ahu ma yastaruhu bihi karayhan au fakihah

Salah satu dari bentuk keprihatinan kita kepada kawan yang sakit adalah menyenangkan dia ketika kita datang dengan membawa buah tangan seperti bunga atau buah-buahan

2. Duduk didekat kepala orang sakit dan mendoakannya

Sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah Saw ketika menjenguk sahabat dan mengucapkan semoga sakitmu menjadi penebus dosa-dosamu

3. Meletakkan tangan di kepala dan diperut sambil membaca doa dengan menyebut nama orang sakit tersebut

4. Mendoakannya dengan doa-doa yang telah kita sebutkan diatas

Itulah beberapa etika yang diajarkan Rasululah Saw kepada kita, semoga bisa menjadi amalan dan menguatkan tali persaudaraan kita dengan sesama.

Yang terpenting adalah ketika kita berada di tempat orang sakit jangan sekali-kali melakukan perbuatan yang dapat mengganggu dia, dan membawa kabar yang malah menjadikan kesehatannya semakin buruk, baik itu kesehatan fisik ataupun psikis

Doa-doa, bacaan, dan hal yang kita lakuka ketika seseorang sakit parah atau sekarat

Setiap orang diperintahkan dalam islam untuk mengingat kematian dan mempersiapkan diri mengahdapinya dengan memperbanyak permohonan ampun kepada Allah sepanjang waktu.

Hal ini seperti yang tersebut dalam hadits

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ

Aktsiru dzikra hadzimil ladzdzati ya’nil maut

Perbanyaklah menyebut perusak kelazatan yaitu mati

Kematian adalah hal yang pasti mendatangi seluruh manusia, dia tidak pilih kasih antara simiskin dan sikaya, sakit, ataupun sehat, tua maupun muda.

Orang tua tidak lebih dekat dengan kematian berbanding yang muda, yang sakit juga tidak lebih dekat ketimbang yang kaya, pun sebaliknya.

Parameter ketakwaan seseorang terdapat pada seberapa siapnya dia menghadapi kematian, karena kematian adalah pintu gerbang menuju kebahagaiaan yang abadi atau kesengsaraan yang hakiki

Sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah Saw, tentang siapa didunia ini manusia yang paling cerdik. Rasulullah Saw menjawab

أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولئِكَ الْأَكْيَاسُ

Aktsaruhum lil mauti dzikran wa ahsanuhum lima ba’dahu isti’dadan ulaaikal akyaasu

Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling banyak persiapan menghadapinya, itulah manusia yang paling cerdik

Orang yang dalam kondisi sakit lebih-lebih lagi sakit sekarat (naza’a) sangat dianjurkan untuk lebih banyak mengingat perihal kematian dan bertaubat kepada Allah Swt, karena dalam kondisi seperti itu sangat tepat untuk berdoa memohon ampun, sebab doa orang yang sakit termasuk doa mustajab.

Ini tidak menjustifikasi orang sakit lebih cepat ajalnya ketimbang orang sehat. Namun bagaimana kalau kita melihat orang yang sedang sakit parah, atau sekarat? Apa yang harus kita lakukan? Dan doa apa yang mesti kit abaca?

Berikut akan kita sajikan beberapa doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca ketika melihat orang yang sedang menghadapi sakratul maut

1. Membaringkan orang sakit ke arah kiblat

Hal ini bisa dilakukan dengan membaringkan orang sakit ke samping lambung sebelah kanan atau menelentangkan menghadap keatas dengan posisi kepala ditinggikan sedikit dengan bantal.

2. Membaca surat Yasin dan surat Ar Ra’d dengan suara sedikit keras

Untuk mengingatkan orang sekarat kepada akhirat bacalah surat Yasin disampingnya, banyak terdapat hadits dan atsar yang menjelaskan kelebihan membaca surat Yasin dihadapan orang yang sedang sekarat. Diantaranya seperti yang tertera dalam kitab hasyah I’anah Thalibin

وروي. ما من ميت يقرأ عنده يس إلا هون الله عليه. ويستحب – إذا احتضر الميت – أن يقرأ عنده أيضا سورة الرعد فإن ذلك يخفف عن الميت سكرة الموت، وإنه أهون لقبضه، وأيسر لشأنه
Wa ruwiya ma min mayyitin yuqra’u ‘indahu yaasiin illa hawwanallahu ‘alaihi, Wa yustahabbu-idza ihtadharal mayta- an yaqraa ‘indahu aydhan suratur ra’du fainna dzalika yukhaffifu ‘ani; mayti sakratal mauti, wainnahu ahwanun liqabdhihi wa aysara lisya’nihi

Tidaklah seorang yang sedang sekarat yang dibacakan surat yasiin disisinya melainkan Allah mudahkan urusannya. Disunatkan juga membaca surat Ar Ra’du karena dapat memudahkan orang sakit menghadapi sakratul maut dan lebih mempercepat keluar ruh

3. Menuntunnya untuk membaca Lailahaillallah (talqin)

Danjurkan untuk mentalqin orang yang sedang menghadapi sakratul maut, karena berdasarkan hadits asulullah Saw

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

Man kana aakhiru kalamihi la ilaha illa allah dakhalal jannah
Siapa saja yang akhir hayatnya ucapan la ilaha illa allah, masuk surga

4. Memberi minum

Memberi minum kepada orang sakit sekarat, karena pada masa itu dia sedang melawan syaitan yang menawarkan minuman kepadanya yang sedang haus dan ditukar dengan imannya.

Petunjuk Rasulullah agar senantiasa sehat

Kesehatan adalah faktor yang paling ditekan dalam Islam, agar terciptanya kehidupan yang baik. Menjaga kesehatan sangat perlu, apalagi dimasa sekarang (2019) yang sedang dilanda pandemi covid 19, kesehatan tubuh dan lingkungan sangat menentukan terjangkit tidanknya suatu penyakit.

Rasulullah Saw telah memberi sinyal-sinyal kesehatan jauh hari sebelum ditemukannya alat-alat medis seperti sekarang.

Rasulullah Saw sangat menjaga kesehatan beliau, agar selalu prima dalam setiap kondisi, hal ini dapat kita lihat dari beberapa resep obat dan tatacara hidup sehat yang telah Raulullah terapkan kepada para sahabat.

Kita sangat patut meniru dan mengikuti jejak Rasulullah Saw yang telah digambarkan dalam Al Quran sebagai sosok yang penuh suri tauladan yang baik dan budi pekerti yang luhur, hal ini bisa kita lihat salah satunya dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 21

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Laqad kana lakum fi Rasulillahi uswatun hasanah liman kana yarjullaha walyaumal aakhira wa dzakarallahakatsiira

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

1. Menjaga kebersihan tubuh

Perihal ini Rasulullah bersabda

الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيْمَانِ

Al Thuhur syathrul imaan

Bersuci itu sebagaian dari iman

2. Selalu menyikat gigi

Sebagaimana sabda Rasulullah Saw

تَسَوَّكُوا فإنَّ السِّوَاك مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

Tasawwaku fainnas siwaak mathharatun lilfami mardhatun lil rabbi

Bersiwaklah kalian, karena siwak itu dapat membersihkan mulut dan mendapat ridha Tuhan

3. Menghindari makan dan minum berlebih

Seperti sabda Rasulullah dalam sebuah hadits

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

Ma mala’a adamiy wi’aan min buthnin, bihasabi ibni adam akalat yuqminu shalbahu, fain kana la mahalata fatsulutsun litha’amihi, watsulutsun lisyarabihi, watsulutsun linafsihi

Tiada tempat terburuk yang di isi oleh manusia selain perut, cukuplah mereka makan beberapa suap makanan sekedar mengakkan pinggang mereka, tetapi jika tidak sanggup demikian maka isilah sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk bernafas

Resep obat sakit dari Rasulullah Saw

Setiap manusia pasti menginginkan kesehatan bagi tubuh mereka, tidak berbeda terhadap orang sakit, sehingga mereka rela mengorbankan semua harta demi mendapatkan kesehatan yang prima.

Di era 4.0 yang semakin canggih ini resep obat untuk kesehatan yang dibagikan Rasulullah Saw masih sangat dibutuhkan oleh semuan manusia,karena obat yang diberikan Rasulullah sejatinya juga langsung dari Allah Swt, sebagaimana dalam Al-Quran

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (3) إِنْ هُوَ إِلا وَحْيٌ يُوحَى

Wa ma yanthiqu ‘anil hawa in huwa illa wahyun yuuha

Dan tidaklah yang diucapnya itu (Al Quran) menurut hawa nafsunya, tidaklah itu melainkan wahyu yang diwahyuka (kepadanya)

Salah satu resep yang Rasulullah Saw berikan kepada kita yaitu air hujan dengan dibacakan surat Al Fatihah, Al Falaq, An Nas, dan ayat kursi masing-masing sebanyak 70 kali.

Sebagaimana yang tersebut dalam kitab An Nawadir

فائدة ; روي أنه صلى الله عليه وسلم قال ” علمني جبريل دواء لا أحتاج معه إلى دواء ولا طبيب ، فقال أبو بكر وعمر وعثمان وعلي رضي الله عنهم ; وما هو يا رسول الله ؟ إن بنا حاجة إلى هذا الدواء . فقال ; يؤخذ شيئ من ماء المطر وتتلى عليه فاتحة الكتاب ، وسورة الإخلاص ، والفلق ، والناس ، وآية الكرسي ، كل واحدة سبعين مرة ويشرب غدوة وعشية سبعة أيام . فو الذي بعثني بالحق نبيا ، لقد قال لي جبريل ; إنه من شرب من هذا الماء رفع الله عن جسده كل داء وعافاه من جميع الأمراض والأوجاع ، ومن سقي منه امرأته ونام معها حملت بإذن الله تعالى “. ويشفي العينين ، ويزيل السحر ، يقطع البلغم ، ويزيل وجع الصدر والأسنان والتخم العطش وحصر البول ، ولا يحتاج إلى حجامة ولا يحصى ما فيه من المنافع إلا الله تعالى ، وله ترجمة كبيرة اختصرناها ،
والله أعلم

Faedah: Rasulullah Saw bersabda Malaikat Jibril mengajari aku satu obat yang dengannya aku tidak membutuhkan obat yang lain

Maka Abubakar, Umar, Utsman, dan ‘Ali bertanya: Apa itu ya Rasulullah

Rasulullah menjawab: Ambillah air hujan secukupnya dan bacakan surat Al Fatihan, Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas, dan Ayat kursi masing-masing 70 kali dan diminum waktu pagi dan petang selama tujuh hari. Kemudian Rasulullah melanjutkan, Jibril berkata padaku. Sesungguhnya siapa saja yang minum ini air maka Allah angkat padanya seluruh penyakit, Allah sembuhkan segala tubuh yang sakit. Dan barangsiapa yang meminumkan air tersebut kepada isterinya lalu tidur dengannya Insyaallah isteri tersebut akan hamil dengan izin Allah

Penutup

Pada dasarnya manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa dipisahkan dari saling membutuhkan satu sama lain, salah satu bukti sosial kita adalah menjenguk orang yang sedang sakit dengan memberi kabar gembira dan mendoakannya.

Rasulullah Saw juga telah mengajarkan kita doa-doa ketika menjenguk orang sakit, cara menjaga kesehatan, dan resep obat-obat yang ampuh untuk mengobati penyakit kita.

Pada akhirnya semua urusan kita serahkan kepada Allah, sambil tetap berikhtiar dan berusaha semampu kita. Semoga Allah jauhkan kita semua dari berbagai penyakit dan marabahaya Amin Ya Rabbal Alamin.

JANGAN KETINGGALAN
EMAIL EKSLUSIF
Dapatkan email-email terbaik langsung ke inbox kamu dari hasana.id
Subscribe!
in syaa Allah manfaat 🙂

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p