Doa Buka Puasa [PEMBAHASAN LENGKAP]

JANGAN KETINGGALAN
EMAIL EKSLUSIF
Dapatkan email-email terbaik langsung ke inbox kamu dari hasana.id
Subscribe!
in syaa Allah manfaat ๐Ÿ™‚

Tidak diragukan lagi bahwa ibadah puasa memiliki keutamaan yang luar biasa dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain. Ada satu hadis qudsi yang menyebutkan fadhilah puasa ini, dimana Allah Swt mengkhususkan ibadah puasa untuk-Nya sendiri, sesuatu yang tidak ditemukan saat Allah Swt menyebutkan keutamaan ibadah-ibadah yang lain. Nabi Saw bersabda dalam sebuah hadis qudsi bahwa Allah Swt berfirman:

ูƒู„ ุนู…ู„ ุงุจู† ุขุฏู… ู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ุตูŠุงู… ูุฅู†ู‡ ู„ูŠ ูˆุฃู†ุง ุฃุฌุฒูŠ ุจู‡ (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ).[1]

Artinya: โ€œSetiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untuk-Ku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsungโ€. (HR. Bukhari).

Namun, dalam keistimewaan ibadah puasa, ada satu hal yang paling ditunggu oleh orang yang berpuasa pada umumnya. Apa itu? Ya, waktu berbuka puasa. Setelah sehari penuh menahan lapar dan dahaga, tentu saja waktu berbuka adalah hal yang paling dinanti-nanti.

Buka puasa adalah salah satu kebahagian bagi orang yang melaksanakan ibada puasa di dunia, selain ada kebahagian yang satunya lagi di akhirat yaitu bertemu dengan Allah Swt. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Nabi Saw dalam hadisnya:

ู„ู„ุตุงุฆู… ูุฑุญุชุงู†ุŒ ูุฑุญุฉ ุนู†ุฏ ูุทุฑู‡ุŒ ูˆูุฑุญุฉ ุนู†ุฏ ู„ู‚ุงุก ุฑุจู‡ (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…).[2]

Artinya: โ€œAda dua kebahagiaan bagi orang berpuasa yaitu; kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya.โ€ (HR.Muslim).

Kira-kira apa yang terkandung dalam kesederhanaan dalam berbuka puasa sehingga Nabi Saw menyebut bahwa kebahagiaan orang berpuasa itu salah satunya ketika berbuka

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas doa buka puasa serta beberapa hal seputar kebaikan, amalan-amalan sunnah yang baik diamalkan dan hal-hal yang perlu diperhatikan tatkala berbuka puasa.

Doa Buka Puasa

Ada beberapa macam bacaan doa buka puasa. Berikut beberapa di antaranya:

Doa buka puasa (versi 1)

ุฃูŽู„ู‘ู„ู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ุชูุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชูุŒ ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃูุŒ ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ู’ุนูุฑููˆู’ู‚ูุŒ ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดุงูŽุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ุŒ ูŠูŽุง ูˆูŽุงุณูุนูŽ ุงู„ู’ููŽุถู’ู„ู ุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠู’ุŒ ุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ู‡ู ู‡ูŽุฏูŽุงู†ููŠู’ ููŽุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฒูŽู‚ูŽู†ููŠู’ ููŽุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู.[9]

Allahumm laku shumtu, wa โ€˜ala rizkika afthartu, wa โ€˜alaika tawakkaltu, wabika aamantu, dhahbadz dzamau, wabtalaโ€™atil โ€˜uruqu, watsabatal ajru insya Allahu taโ€™ala, ya waasiโ€™al fadzli igfirli, Alhamdulillahi hadaani fashumtu, wa razaqani fa afthartu.

Artinya: โ€œYa Allah bagimu aku berpuasa, karena rizkimu aku berbuka, kepadamu aku berserah diri, kepadamu aku beriman. Telah hilanglah dahaga, telah basahlah urat, dan telah tetaplah pahala dengan izin Allah. Wahai yang memiliki karunia yang luas ampunilah dosaku. Segala puji bagi Allah yang telah memberiku petunjuk sehingga aku berpuasa. Dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku berbukaโ€.

Doa buka puasa (versi 2)

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูู’ุทูŽุฑู’ุชู ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ุฃู ูˆุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ุนูุฑููˆู‚ู ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ุฃุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนุงู„ู‰

Allรขhumma laka shumtu wa โ€˜alรข rizqika afthartu dzahaba-dh-dhamaโ€™u wabtalatil โ€˜urรปqu wa tsabatal ajru insyรข-allรขh taโ€˜รขlรข

Artinya, โ€œDuhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.โ€ (Lihat, Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkรขr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Dikutib dari islam.nu.or.id

Doa buka puasa (versi 3)

(ูƒูŽุงู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽูู’ุทูŽุฑูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ : (ู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู

โ€œRasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: โ€˜Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka,โ€ (HR. Abu Daud).

Dikutib dari islam.nu.or.id

Doa buka puasa (versi 4)

ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชู ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ูŠูŽุง ุงูŽุฑู’ุญูŽู…ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุญูู…ููŠู’ู†ูŽ

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu bi rahmatika yaa arhamar raahimiin.

Artinya : Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-mu, Ya Allah yang Maha Pengasih.

Buka Puasa: Hal โ€œRemehโ€ yang Penuh Kebaikan

Berbuka puasa adalah hal yang sederhana. Tetapi di balik kesederhanaan itu buka puasa memiliki keutamaan yang berbuah pahala apabila seseorang benar dalam mengamalkan cara berbuka puasa. Waktu berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya doa, kaena itu, disunnahkan untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Saw:

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ: โ€ ุซูŽู„ูŽุงุซู ุฏูŽุนูŽูˆูŽุงุชู ู„ูŽุง ุชูุฑูŽุฏู‘ุŒ ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูุŒ ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ุตู‘ู€ูŽุงุฆูู…ูุŒ ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูุณูŽุงููุฑู[3]

Artinya: โ€œDari Anas bin Malik ra dia berkata, Nabi Saw bersabda, Ada tiga orang yang doโ€™anya tidak ditolak : (1) Doโ€™a orang tua kepada anaknya, (2) Orang yang berpuasa ketika berbuka, (3) Doโ€™a orang yang sedang safar (musafir).โ€ Hadits Shahih (HR. al-Baihaqi 3/345 dan yang lainnya).

Buka Puasa Ala Nabi Saw

Bagaimana cara Rasulullah Saw berbuka puasa? Berbuka puasa ala Rasulullah Saw sangat sederhana sekali. Biasanya beliau Saw hanya mengonsumsi kurma dan setengguk air. Tidak ada makanan yang berat atau banyak yang masuk ke dalam tubuh beliau.

ูƒุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆ ู„ู ุงู„ู„ู‘ูู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู‹ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠููู’ุทูุฑู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠูŽ ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุฑูุทูŽุจูŽุง ุชูŒ ููŽุนูŽู„ูŽู‰ ุชูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู… ุชูŽูƒูู†ู’ ุญูŽุณูŽุง ุญูŽุณูŽูˆุงุชู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐู‰ ูˆุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ)[4]

Artinya: โ€œAdalah Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air. (HR. Turmizi dan Abu Daud).

Syekh nawawi al-Bantani dalam kitabnya Nihayah al-Zain juga mengutip satu hadis yang berbunyi:

ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠููู’ุทูุฑู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชู, ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ููŽุนูŽู„ูŽู‰ ุชูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู, ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุญูŽุณู‘ูŽุง ุญูŽุณูŽูˆูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู

Artinya: โ€œNabi Saw berbuka puasa sebelum shalat dengan beberapa kurma basah, apabila tidak ada maka dengan kurma kering, apabila tidak ada maka beliau meminum beberapa teguk airโ€.

Dalam mengurai hadis ini, Syekh Nawawi al-Bantani menyebutkan bahwa dari hadis tersebut bisa dipahami bahwa sunnah mendahulukan kurma basah saat berbuka puasa, apabila tidak ada kurma basah barulah berbuka dengan kurma kering, apabila tidak ada juga barulah berbuka dengan air putih. Hal ini bertujuan mendahulukan yang paling manis karena akan bermanfaat baik untuk kesehatan mata.[5]

Hadis ini juga menunjukkan bahwa ketika berbuka puasa itu disunnahkan memakan sekurang-kurangnya tiga kurma atau tiga teguk air. Karena hal itu dipahami daripada lafal jamaโ€™ (kata yang menunjukkan kepada arti banyak) pada hadis tersebut.[6]

Keutamaan Menyegerakan Waktu Berbuka

Waktu berbuka puasa ditandai dengan terbenamnya matahari. Saat adzan Maghrib mulai berkumandang, segeralah untuk berbuka puasa karena hal itu sunnah. Saat berbuka, ada anjuran untuk menyegerakan. Saat waktu buka puasa telah tiba, kita dianjurkan untuk langsung membatalkan puasa, atau segera berbuka. Maksudnya bukan buka puasa sebelum waktunya, tetapi segera batalkan puasa saat adzan maghrib mulai berkumandang. Tidak perlu menunggu adzan sampai selesai atau setelah shalat maghrib.

Menyegerakan waktu berbuka merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Dalam sabdanya ia mengatakan

ู„ุงูŽ ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽุง ุนูŽุฌู‘ูŽู„ููˆุง ุงู„ู’ููุทู’ุฑูŽ [7]

Artinyaโ€ “Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka,” (HR. Bukhari).

Maksud Hadits Kebahagiaan Orang Berpuasa Saat Berbuka

Pada awal tulisan ini, penulis mengutip satu hadis bahwa kebahagiaan orang yang berpuasa itu ada dua yaitu, ketiaka berbuka dan ketika berjumpa dengan rabb-nya. Apa maksud dari hadis tersebut?

Terkait hadis ini, Syekh Muhammad bin Muhammad al-Sanusi dalam kitabnya bernama โ€œIkmal al-Kamal al-Muโ€™allimโ€ menafsirkan bahwa maksud kebahagiaan orang yang berpuasa saat berbuka adalah karena ia berbahagia sebab puasanya pada hari itu sebagai bentuk ibadahnya kepada Allah Swt yang telah dikerjakan dengan selamat, tanpa ada kerusakan (fasad). Di samping itu ia juga berbahagia karena bisa mencici[i hidangan setelah sehari berpuasa dengan rezeki yang diberikan Allah Saw kepadanya.

Adapun maksud hadis kebahagian orang berbuka ketika berjumpa dengan rabb-nya, beliau menafsirkan bahwa diakhirat nanti semua orang yang berpuasa akan diberi keistimewaan yang lebih berupa gandaan pahala daripada Allah Swt. [8]

Amalan Sunnah Saat Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa dianjurkan bagi kita untuk mengisinya dengan amalan-amalan sunnah.

Membaca Zikir Sebelum Berbuka Puasa

Adapun wirid yang sunat diamalkan sebelum berbuka puasa adalah sebagai berikut:

ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽุŒ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู (x3)

Ayshadu anla ilaha illallah, astaghfirullah, asalukal jannata wa aโ€™uzubika minan nar. (3x).

Artinya: โ€œAku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, aku memohon ampunan kepada Allah, aku memohon surga dariMu dan aku berlindung daripada nerakaโ€

ุฃูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุนูŽูููˆูŒู‘ ุชูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽูู’ูˆูŽ ููŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ู‘ูŽุง

ุฃูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุนูŽูููˆูŒู‘ ุชูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽูู’ูˆูŽ ููŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ู‘ูŽุง

ุฃูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุนูŽูููˆูŒู‘ ุชูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽูู’ูˆูŽ ููŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ู‘ูŽุง ูŠูŽุง ูƒูŽุฑููŠู’ู…ู

Allahumma innaka โ€˜afuwwun karimun tuhibbul โ€˜afwa faโ€™fu โ€˜anna

Allahumma innaka โ€˜afuwwun karimun tuhibbul โ€˜afwa faโ€™fu โ€˜anna

Allahumma innaka โ€˜afuwwun karimun tuhibbul โ€˜afwa faโ€™fu โ€˜anna ya karim

Artinya: โ€œYa Allah, engkau Maha Pengampun dan mencintai keampunan, maka ampunilah dosa kami. Ya Allah, engkau Maha Pengampun dan mencintai keampunan, maka ampunilah dosa kami. Ya Allah, engkau Maha Pengampun dan mencintai keampunan, maka ampunilah dosa kami wahai yang Maha Dermawanโ€

ุฌูŽุฒูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู‘ูŽุง ุณูŽูŠู‘ูุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง

ูŠูŽุง ุชูŽูˆู‘ูŽุงุจู ุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ุงูŽุŒ ูˆูŽุงุฑู’ุญูŽู…ู’ู†ุงูŽ ูˆูŽุงู†ู’ุธูุฑู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู†ุง .

ูŠูŽุง ุชูŽูˆู‘ูŽุงุจู ุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุณูŽุงู…ูุญู’ู†ูŽุง ูููŠู’ู…ูŽุง ุฌูŽู†ูŽูŠู’ู†ูŽุง.

ูŠูŽุง ุชูŽูˆู‘ูŽุงุจู ุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู„ููˆูŽุงู„ูุฏููŠู’ู†ูŽุง .

Jazallahu โ€˜anna sayyidana Muhammadan Khaira

Ya tawwabu tub โ€˜alaina, warhamna wandhur ilaina

Ya tawwabu tub โ€˜alaina, wa samihna fima janaina

Ya tawwabu tub โ€˜alaina, waghfirlana waliwalidaina

Artinya: โ€œSemoga Allah membalas kebaikan kepada kita dan kepada Nabi kita Muhammad Saw. Wahai yang Maha Pengampun, berilah keampunan kepada kami, sayangilah kami dan lihatlah keadaan kami. Wahai yang Maha Pengampun, berilah keampunan kepada kami, maafkanlah segala sesuatu yang terkadang membuat kami gila karenanya. Wahai yang Maha Pengampun, berilah keampunan kepada kami dan kedua orang tua kamiโ€.

ูŠูŽุง ุนูŽุธููŠู’ู…ู ูŠูŽุง ุนูŽุธููŠู’ู…ู ูŠูŽุง ุนูŽุธููŠู’ู…ูุŒ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุจู‘ููŠู’ ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุบูŽูŠู’ุฑููƒูŽุŒ ููŽุงุบู’ููุฑู ุงู„ุฐู‘ูŽู†ู’ุจูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ูŠูŽุบู’ููุฑู ุงู„ุฐู‘ูŽู†ู’ุจูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ู

Ya โ€˜adhim (3x), anta rabbi la ilaha ghairuk, faghfiri dzanbal โ€˜adhima, fa innahu la yaghfiru dzanbal โ€˜adhima illal โ€˜adhima.

Artinya: โ€œWahai yang Maha Agung (3x), engkaulah Tuhanku, tidak ada tuhan selain engkau. Ampunilah dosa yang besar, karena tidak ada yang mampu mengampuni dosa besa kecuali zat Yang Maha Besarโ€.

Membaca Doโ€™a Berbuka Puasa

Sunnah yang selanjutnya adalah membaca doโ€™a ketika berbuka puasa. Adapun doโ€™a yang sunnah dibaca adalah sebagai berikut:

ุฃูŽู„ู‘ู„ู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ุชูุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชูุŒ ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃูุŒ ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ู’ุนูุฑููˆู’ู‚ูุŒ ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดุงูŽุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ุŒ ูŠูŽุง ูˆูŽุงุณูุนูŽ ุงู„ู’ููŽุถู’ู„ู ุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠู’ุŒ ุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ู‡ู ู‡ูŽุฏูŽุงู†ููŠู’ ููŽุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฒูŽู‚ูŽู†ููŠู’ ููŽุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู.[9]

Allahumm laku shumtu, wa โ€˜ala rizkika afthartu, wa โ€˜alaika tawakkaltu, wabika aamantu, dhahbadz dzamau, wabtalaโ€™atil โ€˜uruqu, watsabatal ajru insya Allahu taโ€™ala, ya waasiโ€™al fadzli igfirli, Alhamdulillahi hadaani fashumtu, wa razaqani fa afthartu.

Artinya: โ€œYa Allah bagimu aku berpuasa, karena rizkimu aku berbuka, kepadamu aku berserah diri, kepadamu aku beriman. Telah hilanglah dahaga, telah basahlah urat, dan telah tetaplah pahala dengan izin Allah. Wahai yang memiliki karunia yang luas ampunilah dosaku. Segala puji bagi Allah yang telah memberiku petunjuk sehingga aku berpuasa. Dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku berbukaโ€.

Sebagai catatan, doโ€™a tersebut dibaca bukan sebelum berbuka puasa atau sebelum makan dan minum, tetapi doโ€™a tersebut disunnahkan membaca setelah memakan sedikit makanan seperti sebutir kurma ataupun setelah meminum seteguk air.

Dan sebagai catatan yang lain, doโ€™a ini bukan hanya untuk puasa Ramadhan saja, tetapi juga berlaku pada semua puasa lain yaitu puasa-puasa sunnah, seperti puasa Syawal, puasa Senin kamis, puasa Arafah, puasa Nabi Daud (berpuasa yang dikerjakan selang-seling, yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka), puasa yaumul baidh (puasa pada tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah), dan lain-lain.

Memperbanyak Doโ€™a

Sebagaimana diterangkan sebelumnya waktu berbuka puasa adalah waktu dikabulkannya doโ€™a, maka selain membaca doโ€™a berbuka puasa, sangat dianjurkan pula pada watu ini memanfaatkan kesempatan untuk memperbanyak doโ€™a kepada Allah Swt. Karena dengan berdoโ€™a kita sudah masuk dalam salah satu dari tiga kemungkinan yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw>

Rasulullah Saw bersabda:

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ุจูุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูููŠู’ู‡ูŽุง ุฃูŽุซูŽู…ูŒ ูˆูŽู„ูŽุง ู‚ูŽุทููŠู’ุนูŽุฉู ุฑูŽุญู’ู…ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู‡ู ุงู„ู„ู‡ ุจูู‡ูŽุง ุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุซูŽู„ูŽุงุซูุ› ุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูุนูŽุฌู‘ูู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุชูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฏู’ุฎูุฑูŽู‡ูŽุง ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตู’ุฑูููŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณู‘ููˆู’ุกู ู…ูุซู’ู„ูู‡ูŽุงโ€. ู‚ูŽุงู„ููˆุง: ุฅูุฐูŽุง ู†ููƒู’ุซูุฑู. ู‚ูŽุงู„ูŽ: โ€œุงู„ู„ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูโ€. (ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ุญุงูƒู… ูˆุบูŠุฑู‡ู…ุง).[10]

Artinya: โ€œTidak ada seorang muslim yang berdoโ€™a kepada Allah Swt yang tidak mengandung dosaatau pemutusan hubungan dengan kerabat, kecuali Allah akan memberikan baginya salah satu dari tiga perkara: pertama, boleh jadi akan disegerakan doanya, kedua, Allah akan menyimpannya untuk kebaikan (pahala) baginya di akhirat, ketiga, akan dihidarkan darinya keburukan (bencana) yang sesuai dengannyaโ€. Para sahabat radhiyallahu โ€˜anhum berkata: Kalau begitu, kami akan memperbanyak (doa kepada Allah). Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa salalm bersabda, โ€œAllah lebih luas (rahmat dan karunia-Nya)โ€.

Membaca doโ€™a pada waktu ini tidak mesti menggunakan bahasa Arab, tetapi boleh menggunakan bahasa lain, termasuk bahasa daerahnya sendiri. Karena ini dikerjakan di luar shalat. Berbeda halnya apabila dikerjakan di dalam shalat, maka wajib menggunakan bahasa Arab.

Waktu ini boleh juga diisi dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Saw atau memperbanyak istighfar.

Memberi Makanan untuk Orang Berbuka Puasa

Salah satu amalan yang bisa dilakukan berkenaan dengan berbuka puasa adalah memberi makanan untuk orang berbuka puasa. Karena saat memiliki keluasan rezeki kita disunnahkan untuk berbagi kepada orang lain.

Begitu pula dalam hal berbuka puasa. Apabila sudah dirasa cukup kepada diri sendiri dan keluarga, maka bagi kita dianjurkan untuk membagikan sebagian makanan atau minuman kepada tetangga atau orang lain yang akan berbuka puada.

Amalan sunnah ini menjadi ladang pahala selain dari puasa yang kita kerjakan, karena kita sudah menjadikannya sebagai sedekah kepada orang lain yang membutuhkan.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

ู…ูŽู†ู’ ููŽุทู‘ูŽุฑูŽ ุตูŽุงุฆูู…ู‹ุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑูู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ู‚ูุตู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌู’ุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง[11]

Artinya: โ€œSiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.โ€ (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, hasan shahih).

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berbuka Puasa

Tidak Makan dan Minum Berlebihan

Karena sudah berpuasa seharian, perut menjadi kosong dari makanan dan minuman. Biasanya kalau sudah begitu, sebagian orang akan banyak makan dan minum saat berbuka puasa untuk menambali kekosongan itu. Nah, hal ini sangat tidak baik dilakukan karena akan membahayakan kesehatan dan membuat kita malas beribadah. Sehingga perlu dihindari saat berbuka puasa.

Syekh Ibnu Qayyim al-Jauziah dalam kitabnya al-Thib an-Nabi menyebutkan bahwa Nabi Saw sangat menganjurkan umatnya untuk selalu menyedikitkan makan dan minum. Karena sebagaimana yang dikatakan Nabi Saw bahwa perut itu dibagi menjadi tiga bagian; yaitu satu bagian untuk makanan, satu bagian untuk air dan satu bagian untuk nafas. Apabila seseorang banyak makan, maka ruang yang tersisa untuk minuman akan sempit, begitu pula ruang untuk nafas, sehingga kondisinya sulit bernafas dan menjadi seperti orang yang kelelahan. Hal itu juga memudharatkan kesehatan, menjadi sebab kerasnya hati, malas beribadah dan mengundang syahwat.[12]

Hal yang sama juga disampaikan oleh Imam Syafiโ€™i rha. Beliau mengatakan bahwa banyak makan akan membuat hati menjadi keras dan membuat kita malas beribadah, beliau berkata:

ู…ูŽุง ุดูŽุจูุนู’ุชู ู…ูู†ู’ุฐู ุณูุชู‘ูŽ ุนูŽุดูŽุฑูŽุฉูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู†ูŽุฉู. ู„ูุงูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุจูŽุนูŽ ูŠูุซู’ู‚ูู„ู ุงู„ู’ุจูŽุฏูŽู†ูŽุŒ ูˆูŽูŠูŽู‚ู’ุณููŠ ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจูŽุŒ ูˆูŽูŠูุฒููŠู’ู„ู ุงู„ู’ููŽุทูŽู†ูŽุฉูŽุŒ ูˆูŽูŠูŽุฌู’ู„ูŽุจู ุงู„ู†ู‘ูŽูˆู’ู…ูŽุŒ ูˆูŽูŠูุถู’ุนููู ุตูŽุงุญูุจูŽู‡ู ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู.[13]

Artinya: โ€œSaya tidak pernah kenyang semenjak umur 16 tahun. Karena kekenyangan itu membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.โ€

Dari beberapa pernyataan di atas bisa disimpulkan bahwa terlalu banyak makan tidak baik bagi kesehatan dan juga mengundang rasa malas untuk beribadah. Maka tidak heran dalam bulan Ramadhan terkadang sebagian orang dibuat malas pergi ke masjid atau tempat-tempat ubada yang lain untuk shalat Tarawih, barangkali sebabnya adalah terlalu kekenyangan di saat berbuka puasa.

Tentu saja hal ini akan bertolak belakang dengan hikmah disyariโ€™atkan berpuasa agar tubuh menjadi sehat dan membuat kita giat melakukan ibadah. Maka jangan sampai puasa diklaim tidak memiliki keutamaan di saat kita sendiri yang salah dalam mengamalkan dan tidak menjauhi hal-hal yang diperintahkan untuk menjauhinya dalam ibadah puasa.

Menyegerakan Shalat Magrib

Dalam berpuasa, seseorang juga harus memerhatikan pentingnya menjaga waktu shalat, lebih-lebih shalat Maghrib. Jangan sampai karena asik makan saat berbuka puasa, membuat kita tidak lagi memprioritaskan Allah dengan menyegerakan panggilan-Nya.

Menyegerakan shalat adalah satu hal yang terlihat sepele namun sering sekali diabaikan oleh banyak orang. Padahal menyegerakan shalat di awal waktu terdapat banyak keutamaan. Apa salahnya kalau berbuka dengan makanan dan minuman yang sekedarnya dulu, kemudian shalat Magrib berjamaah, lalu selesai shalat baru melanjutkan makan dan minum lagi sekedarnya.

Menyegerakan shalat pada awal waktu adalah sunnah yang sangat dianjurkan dalam agama. Rasulullah Saw menyebutkan bahwa shalat di awal waktu adalah amalan yang paling baik (khair al-aโ€™mal). Hal ini sebagaimana sabdanya dalam sebuah hadis yang diriwayatkan daripada Nafiโ€™ daripada Ibnu Umar beliau berkata:

ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ููู‰ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ูˆูŽู‚ู’ุชูู‡ูŽุง[14]

Artinya: โ€œBersabda Rasulullah Saw: โ€œAmal yang paling baik adalah shalat pada awal waktunyaโ€.

Kesimpulan

Puasa adalah ibadah yang memiliki keutamaan luar biasa dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain. Salah satu hal yang membahagiakan orang yang berpuasa adalah waktu berbuka. Karena waktu tersebut adalah waktu dimana doโ€™anya diijabah oleh Allah Swt di samping juga menjadi waktu baginya untuk melepaskan rasa lapar dan dahaga. Ada dua amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan saat berbuka puasa, yaitu membaca zikir sebelum waktu berbuka dan membaca doโ€™a berbuka puasa , memperbanyak membaca doโ€™a dan memberi makanan untuk orang lain untuk berbuka puasa. Ada juga beberapa hal yang perlu perhatikan saat berbuka puasa yaitu menghindari banyak makan dan minum dan menyegerakan shalat Magrib. Wallahu aโ€™lam.

Referensi

  1. Imam Bukhari, Muhammad bin Ismail, Al-Jamiโ€™ al-Shahih, Jld. II, (kairo: Mathbaโ€™ah Salafiyah, 1403 H), h. 31. โ†‘
  2. Imam Muslim, Muslim bin al-hajjaj, Shahih Muslim, dalam Syarh; Muhammad bin Muhammad al-Sanusi, Ikmal al-Kamal al-Muโ€™allim, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, t.t), h. 267. โ†‘
  3. Ali Muttaqi bin Hishamuddin, Kanz al-Ammal fi Sunan al-Aqwal wa al-Afโ€™al, (Beirut: Muassisah Risalah, 1985), h. 99. โ†‘
  4. Yusuf bin Ismail, Al-Arbain Arbaโ€™in min Ahadis Said al-Murssalin, (Beirut: Shabra, 1329 H), h. 179. โ†‘
  5. Syekh Nawawi al-Bantani, Muhammad bin Ali, โ€œNihayah al-Zein fi Irsyad al-Mubtadinโ€, (Semarang: al-Haramain, t.t), h. 194. โ†‘
  6. Syekh Nawawi al-Bantani, Muhammad bin Ali, โ€œNihayah al-Zein fi Irsyad al-Mubtadinโ€…, h. 194. โ†‘
  7. Imam Bukhari, Muhammad bin Ismail, Al-Jamiโ€™ al-Shahih…, h. 47. โ†‘
  8. Syarh; Muhammad bin Muhammad al-Sanusi, Ikmal al-Kamal al-Muโ€™allim, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, t.t), h. 267. โ†‘
  9. Syekh Nawawi al-Bantani, Muhammad bin Ali, โ€œNihayah al-Zein fi Irsyad al-Mubtadinโ€…,h. 194. โ†‘
  10. Yusuf ibn abd al-Barr, Al-Tamhid lima fi al-Muwathaโ€™ min al-Maโ€™ani wa al-Asanid, Jld, 5, h 344. โ†‘
  11. Ibnu hajar al-Haytamy, Ahmad bin Hajar, Ittihaf Ahli Islam bi Khusus al-Shiyam, (Beirut: Muassisah Kutub al-Tsaqafiyah, 1990), h. 34. โ†‘
  12. Ibnu Qayyim al-jauziah, Muhammad bin Abu Bakar ad-damsyiqy, โ€œAl-Thib an-Nabiโ€, (Beirut: Dar al-Fikri, t.t), h. 13. โ†‘
  13. Muhammad bin Muhammad al-Husaini, โ€œIttihaf al-Sadah al-Muttaqin bi Syarh Ihya al-Ulum al-Dinโ€, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1971), h. 303. โ†‘
  14. Imam Hakim an-Naisaburi, Mustadrak โ€˜ala Shahihaini, (Beirut: Dar al-Maโ€™rifah, tt), h. 189. โ†‘
JANGAN KETINGGALAN
EMAIL EKSLUSIF
Dapatkan email-email terbaik langsung ke inbox kamu dari hasana.id
Subscribe!
in syaa Allah manfaat ๐Ÿ™‚

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p