Bismillah | Bismillahirrahmanirrahim: Arab, Latin, Terjemah [LENGKAP]

Hampir setiap hal yang dilakukan seorang muslim dimulai dengan lafaz bismillah. Lantas, pernahkah kamu memahami makna yang terkandung di balik lafaz ini?

bismillahirrahmanirrahim

Mukjizat kepada Para Rasul

Semua Rasul yang diutus oleh Allah kepada manusia pasti dikuatkan dengan berbagai mukjizat. Mukjizat sendiri adalah satu perkara yang bertabrakan dengan adat yang disertakan bersama mereka ketika untuk mengalahkan lawan.

Misalnya, mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Musa, yaitu tongkat yang berubah menjadi ular untuk mengalahkan para penyihir dari Fira’un. Kemudian, kitab-kitab yang diturunkan kepada para nabi-Nya termasuk juga ke dalam bentuk mukjizat.

Jumlah kitab yang diturunkan kepada semua Nabi ada empat, yaitu kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud, kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa, kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa, dan yang terakhir adalah Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.

Hal ini senada dengan firman Allah di dalam surat Ali Imran ayat 3:

نَزَّلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ

Nazzala ‘alaikal kitaaba bil haqqi mushaddiqal limaa baina yadaihi wa anzalat tauraata wal injiila

Artinya: “ Allah telah menurunkan kepada mu kitab dengan sebenarnya. Dan sebelumnya Dia telah menurunkan kitab Injil dan Taurat.”

Sekilas Fakta Mengenai Al-Qur’an

Kitab Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah mukjizat Nabi yang paling agung. Para ulama telah menjelaskan bahwa seluruh ilmu pengetahuan terdapat di dalam Al-Qur’an.

Namun, tidak semua orang bisa mengerti kandungan dan makna-makna tersebut, hanya sebagian orang saja yang bisa memahami dimana letak keagungan Al-Qur’an.

Pernah diriwayatkan satu perkataan yang sangat fenomenal dari salah satu sahabat utama Rasulullah, Ibnu Abbas:

“Jika aku kehilangan sesuatu, aku akan menemukannya di dalam Al-Qur’an.”

Selain ulama Islam, banyak juga kisah para ilmuan yang memilih masuk Islam setelah melakukan penelitian dan menemukan penjelasannya di dalam Al-Qur’an.

Salah satu yang paling populer adalah seorang ilmuan dan ahli selam terkemuka kelahiran Prancis, Jacques-Yves Cousteau.

Dia menemukan fakta bahwa di dalam laut terdapat air tawar yang tidak bercampur dengan air asin seolah terdapat dinding pembatas di antara kedua air tersebut.

Pada satu ketika ia bertemu dengan seorang profesor muslim, dia menceritakan hal tersebut kepadanya. Ternyata profesor tersebut tidak merasa heran dan menjelaskan bahwa hal ini telah disebutkan di dalam Al-Qur’an, yakni di potongan ayat:

“Dia membiarkan kedua laut itu mengalir dimana keduanya kemudian bertemu. Di antara keduanya ada pembatas yang tidak bisa dilewati masing-masing.”

Setelah mendengar ayat tersebut, Jacques-Yves Cousteau merasa kagum terhadap Al-Qur’an dan memilih untuk menjadi seorang muslim.

bismillah arab

Makna Penciptaan Semesta dalam Al Fatihah

Para ulama telah menjelaskan di dalam karangan mereka, salah satunya terdapat di dalam kitab an-Nufahat karangan Syeikh Ahmad bin Abdul Lathif Jawi.

Beliau menjelaskan bahwa seluruh rahasia penciptaan langit dan bumi terdapat di dalam kitab Al-Qur’an dan seluruh makna Al-Qur’an terdapat di dalam surat Al Fatihah.

Kemudian, seluruh makna surat Al-Fatihah dikandung oleh ayat pertama yaitu basmallah. Lalu, seluruh kandungan yang ada di dalam basmallah terdapat di dalam titik kecil di bawah rumah huruf hijaiyah ba’.

Artinya, seluruh rahasia penciptaan langit dan bumi, kisah umat terdahulu dan apa yang akan terjadi di masa depan terdapat di dalam titik pada ayat bismillahir rahmaanir rahiim.

Maka beranjak dari hal tersebut, pada artikel kali ini, insyaallah hasana.id akan mencoba mengurai penjelasan tentang kandungan bismillah, mulai dari tafsir, fadilah membacanya, dan kapan waktu yang baik untuk membacanya.

Bismillah (Arti, Latin, dan Terjemahan)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Bismillaahir rahmaanir rahiim

Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Penjelasan Bismillah

Lafaz (اللهِ) merupakan Lafzhul Jalalah, yaitu nama untuk Allah Swt. Nama ini tidak boleh digunakan untuk selain-Nya. Nama-nama Allah yang lain seperti المالك mengikuti nama Allah, karena lafaz Allah merupakan asal dan yang lainnya adalah furu’.

Ar-rahmaan (الرَّحْمنِ) memiliki arti yang Maha Pengasih dalam cakupan yang sangat luas. Dalam ilmu bahasa Arab, ini di tandai dari shigat-nya dalam bentuk amtsialah mublagah.

Kemudian, ada pula nama ar-Rahiim (الرَّحِيمِ) berarti yang Maha Penyayang untuk seluruh hamba-Nya yang beriman. Cakupan ar-Rahiim tidak seluas cakupan makna rahmat yang ada pada ar-Rahmaan, karena pada kata ar-Rahmaan mencakup seluruh hamba-Nya, tidak seperti ar-Rahiim yang hanya kepada yang beriman.

Para ulama menjelaskan bahwa tafisr dari bismillah adalah “aku memulai pekerjaan ini dengan memohon pertolongan dari Allah serta mencari keberkahan dengan menyebut nama-Nya”.

Di dalam bismillah terdapat tiga asmaul husna (nama-nama Allah), yaitu Allah, ar-Rahman, dan ar-Rahim yang artinya adalah Allah memiliki banyak rahmat dan memberikannya kepada seluruh makhluk.

Maka, dengan membaca bismillah ketika memulai satu pekerjaan, insyaallah pekerjaan tersebut akan mendapat keberkahan yang luar biasa, sehingga menjadi amalan kebaikan yang akan menguntungkan kita di syurga kelak.

Di dalam hadis Nabi Muhammad saw berdasarkan riwayat Abu Hurairah, beliau mengatakan:

كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ببسم الله فهو أبتر أقطع أجذم

Artinya: “Setiap pekerjaan yang memilik kepentingan yang tidak dimulai dengan bismillahir rahmaanir rahiim maka pekerjaan tersebut akan tertimpa penyakit kusta (tidak berkah).”

Makna pekerjaan yang penting atau amrin zi balin di dalam hadis di atas adalah semua pekerjaan yang dianggap penting oleh syariat. Maka pekerjaan haram, makruh, atau pekerjaan kecil seperti memakai sandal dan sebagainya tidak disunahkan untuk membaca bismilah.

Kemudian, makna tertimpa kusta yang di sebutkan di atas adalah pekerjaan ini tidak mendatangkan keberkahan. Artinya, berkah bertambahnya kebaikan dari setiap pekerjaan yang kita lakukan.

bismillah artinya

Pengamalan Lafaz Bismillah

Bismillah adalah syariat yang tidak hanya dikhususkan kepada Nabi Muhammad dan umatnya, tetapi juga diamalkan oleh nabi-nabi dan umat mereka yang terdahulu.

Contohnya seperti yang disebutkan di dalam Al-Qur’an surat an-Naml ayat 30:

إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Artinya: “Sesungguhnya surat itu datang dari Sulaiman, dan sesungguhnya dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Ayat di atas menceritakan peristiwa antara nabiyullah Sulaiman dengan Putri Balqis ketika nabi Sulaiman mengirim surat kepadanya. Di dalam surat tersebut secara jelas bahwa awal surat yang dikirim kepada putri Balqis, nabiyullah Sulaiman membukanya dengan bismillahir rahmaanir rahiim.

Kemudian, juga bisa kita jadikan sebagai rujukan hadis Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh ad-Daraquthni:

كان جبريل إذا جاءني بالوحي أول ما يلقى علي بسم الله الرحمان الرحيم

Kaana jibriila izaa jaa-anii bil wahyi awwalu maa yulqa alayya bismillahir rahmaanir rahiim

Artinya: “Apabila Jibril mendatangi dan memberikanku wahyu, maka perkataan pertama yang diucapkannya adalah bismillahir rahmaanir rahiim.”

Lalu, di dalam riwayat yang lain:

البسملة فاتحة كل كتاب

Al basmallah faatihatu kulli kitaabin

Artinya: “Basmalah merupakan pembuka setiap kitab.”

Para ulama mengungkapkan bahwa termasuk kesepakatan tokoh-tokoh agama, yaitu Allah memulai seluruh kitab yang diturunkan oleh-Nya kepada para Nabi dengan bismillah.

Namun, kalau melihat pendapat Imam Sayuthi bahwa bismillah termasuk dalam kategori syariat yang hanya dikhususkan kepada umat akhir zaman.

Mereka menjawab bahwa yang menjadi letak khususnya adalah pada bismillah dengan bentuk dan tertib yang seperti ini, sedangkan umat-umat nabi yang lain memiliki penulisan yang berbeda meski tetap satu makna dengan lafaz bismillahir rahmaanir raahim.

Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa bukan hanya kitab-kitab yang telah diturunkan saja yang dimulai dengan bismillah, tetapi tulisan pertama yang yang ada di lauh mahfuz adalah bismillah.

bismillah tulisan arab

Hukum Membaca Bismillah

Kalau melihat hadis kullu amrin dzi balin di atas, mungkin akan terbayang di dalam pikiran kita, bahwa hukum membaca bismillah dalam setiap kondisi adalah sunnah. Ternyata tidak demikian, ulama menjelaskan bahwa hukum membacanya ada lima yang tergantung pada kondisi.

Berikut ini, penulis akan menjelaskan beberapa hukum yang terkait dengan bismillah.

1. Wajib

Bismillah menjadi wajib dibaca ketika kita mengerjakan shalat, yaitu pada bacaan al-Fatihah ketika berdiri. Karena bismillah merupakan bagian dari surat al-Fatihah.

2. Sunnah

Sebagaimana kandungan hadis sebelumnya, maka membaca bismilah menjadi sunnah. Hukum ini berlaku kalau kita membacanya sebelum melakukan pekerjaan yang sesuai syariat atau dianjurkan oleh nabi Muhammad saw, seperti makan, minum dan lain-lain.

3. Makruh

Membaca bismillah hukumnnya menjadi makruh ketika kita melakukan pekerjaan yang bersifat kotor atau pekerjaan tersebut makruh. Beberapa contonya seperti memungut sampah, membersihkan toilet, dan sebagainya.

4. Mubah

Hukum membacanya menjadi mubah bila kita kerjakan pada pekerjaan yang tidak ada anjuran khusus dari Rasulullah atau tergolong dalam pekerjaan yang kecil, seperti memindahkan satu barang kepada tempat yang lain.

5. Haram

Hukum membacanya menjadi haram ketika kita hendak mengerjak pekerjaan-pekerjaan yang dilarang oleh Allah, seperti berzina, mencuri, bermain judi, minum minuman keras, dan lain-lain.

bismillah kaligrafi

Kelebihan Bismillah

Untuk memperjelas kelebihan atau keutamaan bismillah, hasana.id akan mengutip beberapa hadis yang datang dari Rasulullah saw.

Menyembuhkan Penyakit

لما نزلت بسم الله الرحمن الرحيم هرب الغيم إلى المشرق ، وسكنت الرياح ، وهاج البحر ، وأصغت البهائم بآذانها ، ورجمت الشياطين ، وحلف الله بعزته وجلاله أن لا يسمى اسمه على شيء إلا شفاه ولا يسمى اسمه على شيء إلا بارك فيه

Lamma nuzzilat bismillahir rahmaanir rahiim harabal ghaimu ilal masyriqi, wa sakanatir riyahu, wa haajal baharu, wa asghatil bahaaimu bi azaanihaa, wa rujimatis syayaathiina, wa halafallahu bi ‘izzatihi wa jalaalihi an la la yusamma ismuhu ‘ala syaiyin illa syafaahu yusamma ismuhu ‘ala syaiyin illa baaraka fiihi

Artinya: “Di saat diturunkannya bismillahir rahmaanir rahiim, mendung bergeser ke timur, angin menjadi tenang, laut menjadi bergelombang, binatang-binatang menutup telinganya, dan syaithan dirajam.

Kemudian Allah bersumpah dengan kemegahan dan ketinggian Nya, bahwa tidak disebutkan nama Nya di atas sesuatu melainkan Allah menyembuhkannya, dan tidak disebutkan nama-Nya di atas sesuatu melainkan Allah memberikan keberkahan terhadapnya.”

Setan Menjadi Kecil

روي أن رجلا قال بحضرته صلى الله عليه و سلم : تعس الشيطان فقال له عليه الصلاة و السلام : لا تقل ذلك فإنه يتعاظم عنده ولكن قل : بسم الله الرحمان الرحيم فانه يصغر حتى يصير أقل من ذبابة

Ruwiya anna rajulaa qaala bihadhratihi shallahu ‘alaihi wasallam ta’asi syaithaanu faqaala lahu alaihi shalaatu wassalaamu: laa taqul zalika fainnahu yata’adhamu ‘indahu wa lakin qul : bismillahir rahmaanir rahiim fa innahi yashghiru hata yashiiru aqalla min zubaabatin

Artinya: “Diriwayatkan bahwa ada seseorang yang berkata di samping nabi saw “ Binasalah syaitan!” maka Rasulullah berkata, “ jangan katakan itu, karena dia menjadi besar lantaran perkataan ini. Namun, ucapkanlah bismillahir rahmaanir raahim, karena bismillah membuatnya jadi kecil sehingga lebih kecil dari lalat.”

Hidup Menjadi Bahagia

من أراد أن يحيا سعيدا ويموت شهيدا فليقل عند ابتداء كل شيء بسم الله الرحمن الرحيم

Man araada ay yuhyaa sa’iidan wa yamuutu syahiidan fal yaqul ‘inda ibtidai kulli syain bismillahir rahmaanir rahiim

Artinya: “Siapa yang ingin hidup bahagia, dan mati syahid, maka hendak mengucapkan bismillah ketika hendak memulai satu pekerjaan.”

Lepas dari Malaikat Zabaniyyah

قال ابن مسعود فمن أراد أن ينجيه الله من الزبا نية التسعة عشر فليقرأ البسملة فيجعل الله له بكل حرف منها جنة من كل واحد منهم فإنهم يقولون في كل أفعالهم. فبها قوتهم وبها استضلعوا

Qaala ibnu mas’ud faman araada ay yanjiihillahu minaz zabaaniyatit tis’ati ‘asyara fal yaqra’ al basmallah fayaj’alallahu lahu bi kulli harfin minhaa junnatun min kulli wahidin minhum.

Artinya:

Ibnu Mas’ud berkata: “Siapa saja yang ingin terlepas dari Zabaniyyah yang sembilan belas, hendak membaca basmallah, maka Allah akan memberikannya setiap satu huruf dari bismillah sebagai benteng dari kesembilan belas malaikat Zabaniyyah.”

Gunung Bertasbih Bersamanya

روي عنه صلى الله عليه وسلم أنه قال من قرأ بسم الله الرحمن الرحيم وكان مؤمنا سبحت معه الجبال إلا أنه لايسمع تسبيحها

Wa ruwiya ‘anhu shallahu ‘alaihi wa sallam annahu qaala man qara-a bismillahir rahmaanir rahiim wa kaana mukminan sabihar ma’ahul jibaalu illaa annahu laa yasma’u tasbiihaha

Artinya: “Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw berkata: Siapa saja yang mengucapkan bismillahir rahmaanir rahiim dan dia beriman, niscaya gunung bertasbih bersamanya, namun dia hanya tidak bisa mendengarnya.”

Mendapatkan Kedudukan yang Tinggi di Surga

وعن علي رضي الله عنه مرفوعا ما من كتاب يلقى في الأرض وفيه بسم الله الرحمن الرحيم إلا بعث الله ملائكة يحفون عليها بأجنحتهم حتى يبعث الله وليا من أوليائه يرفعه. فمن رفع كتابا من الأرض فيه البسملة رفع الله اسمه في أعلى عليين وغفر له ولوالديه ببركتها

Wa ‘an ‘ali radhiyallahu ‘anhu marfu’an maa min kitaabin yulqa fil ardhi wa fiihi bismillahir rahmaanir rahiim illaa ba’atsallahu mallaikata yahfuuna ‘aalaihaa bi ajnihatihim hatta yab’atsallahu waliyyan min auliyaihii yarfa’uhu. Fa man rafa’a kitaaban minal ardhi fiihil basmallah rafa’allahu ismahu fi ‘alaa ‘illiyyiina wa ghafira lahu wa liwaalidaihi bi barkatihaa

Artinya:

Diriwayatkan dari ‘Ali ra akan hadis marfu’: “Tidaklah satu kitab yang diturunkan di atas bumi, dan di dalamnya terdapat bismillahir rahmaanir rahiim kecuali Allah membangkitkan malaikat yang menjaganya dengan sayap-sayap mereka sehingga Allah mengutus seorang wali dari para walinya dan mengangkatnya.

Maka siapa saja yang mengangkat kitab yang terdapat bismillah di dalamnya, niscaya Allah akan mengangkat namanya ke atas tingkatan tertinggi syurga ‘illiyyin dan mengampunkan dausanya dan orang tuanya dengan keberkahan basmallah.”

bismillah tulisan arab

Waktu yang Baik untuk Membaca Bismillah

Adakah waktu yang baik untuk membaca bismillah? Mengenai hal tersebut, Ibnu Katsir di dalam kitab tafsirnya menulis bahwa disunnahkan membaca bismilah ketika hendak melakukan beberapa hal di bawah ini:

Hendak Mengerjakan Perbuatan atau Perkataan

Hal ini sebagaimana yang disebutkan di dalam hadits kullu amrin zi balin di atas.

Mengucap Bismillah Sebelum Masuk ke Kamar Kecil

Adapun yang disunnahkan hanya membaca ‘bismillah’ sebagaimana yang dijelaskan oleh pengarang Syarah Jami’ Shogir.

Hal ini merujuk kepada hadis dari Nabi Muhammad saw berdasarkan riwayat at-Tirmidzi:

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمْ الْخَلَاءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ

Satru maa baina ‘ayunil jinni wa ‘auraati bani aadama izaa dakhala ahaduhum al-khalla-a ay yaquula bismillah

Artinya: “Membaca bismillah merupakan penutup antara pandangan jin dan aurat anak adam apabila salah satu kalian memasuki wc.”

Bismillah Ketika Hendak Berwudhu

Hal ini merujuk kepada hadis Rasulullah dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah, yaitu:

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – لَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اِسْمَ اَللَّهِ عَلَيْهِ – أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ, وَأَبُو دَاوُدَ, وَابْنُ مَاجَهْ

‘an abii hurairata radhiyallahu ‘anhu, qaala : Qaala rasulullahi shallahu ‘alaihi wa sallam, laa wudhuu-a liman lam yazkur ismallahi ‘alaihi.

Artinya:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw: “Tiada wudhu ( yang sempurna ) bagi orang yang tidak menyebutkan nama Allah.”

Ketika Hendak Melakukan Hubungan Suami Istri

Hal ini merujuk kepada hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَتَى أَهْلَهُ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا فَقُضِيَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يَضُرُّهُ

Lau anna ahadukum izaa ata ahalah qaala bismillah allahumma jannibna asy-syaythaana wa jannibis syaithaana maa razaqtanaa fa qudhia bainahumaa waladun lam yadhuruhu

Jika salah satu kamu hendak mendatangi keluarganya (bersetubuh) katakanlah : dengan nama Allah. Ya Allah jauhkanlah setan, dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau berikan kepada kami. Maka allah akan memberikannya anak yang tidak memudharatkannya.

Mengucapkan Bismillah Sebelum Makan

Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah saw dari riwayat al-Bukhari:

أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِطَعَامٍ وَمَعَهُ رَبِيبُهُ عُمَرُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ فَقَالَ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ

Ataa rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bi tha’amin wa ma’ahu rabibuhu umaru ibn abi salamah fa qaala

sammillah wa kul mimma yaliika

Artinya:

Rasulullah saw membawa sebuah makanan, dan besertanya ada anak tirinya, yaitu Umar Ibn Abi Salamah. Kemudian beliau berkata: “ ucapkanlah bismillah dan makanlah apa yang ada di depanmu”.

Bahkan, ada sebagian yang menjelaskan bahwa apapun yang kita makan tanpa disertai dengan bismillah akan menjadi makanan jin. Artinya, makanan tersebut tidak memperoleh keberkahan di sisi Allah.

Penutup

Uraian tadi merupakan beberapa penjelasan penting tentang bismillah. Sebagai umat pilihan, seharusnya kita menggunakan kesempatan ini dan mengamalkan apa yang disunnahkan oleh Rasulullah saw.

Salah satu bentuk amalan termudah adalah istikamah dalam mengamalkan amalan ringan yang hanya menyita sedikit waktu. Di antaranya seperti membaca bismillah, tasbih, tahmid, tahlil, dan lain-lain. Insyaallah akan mendapat balasan surga atas setiap amalan tersebut.

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p