Skip to content

Memahami Doa Minum Air Zam-Zam dan Keberkahan di Dalamnya

Air zam-zam merupakan salah satu air yang istimewa dan memiliki banyak khasiat. Karena itu, umat muslim dianjurkan membaca doa minum air zam-zam untuk mendapat keberkahannya.

Munculnya air zam-zam pertama kali pada saat Nabi Ismail a.s. masih bayi dahulu kala menjadi salah satu bukti kekuasaan Allah Swt.

Berbicara mengenai air “ajaib” ini, tentu saja tidak akan bisa dilepaskan dari sejarah panjang agama Islam dan juga kisah-kisah para Nabi di dalamnya.

Selain itu, air zam-zam juga membuktikan bahwa jika Allah Swt. sudah berkehendak, peristiwa yang bahkan tidak bisa diterima oleh logika manusia pun bisa terjadi.

Apalagi mengingat pada saat itu, area munculnya sumber mata air zam-zam merupakan gurun tandus dan kering.

Nah, kamu yang penasaran mengenai keutamaan air zam-zam serta adab meminumnya, termasuk doa minum air zam-zam, bisa menilik penjelasan yang telah dirangkum oleh Hasana.id berikut.

Arti Kata Zam-Zam

Dalam bahasa Arab, kata zam-zam sendiri memiliki arti “yang melimpah” atau “sangat banyak”.

Namun, penamaan air zam-zam berasal dari ucapan dari Siti Hajar untuk membendung aliran air yang tiba-tiba saja keluar di antara kedua kaki bayi Ismail dengan izin Allah Swt.

Atas kuasa Allah Swt., sumber mata air ini tidak pernah kering atau berkurang volume-nya hingga saat ini.

Sumur dari air zam-zam sendiri hanya berukuran sekitar 5 x 4 meter dan berlokasi di sekitar tempat berdirinya Ka’bah saat ini.

Meskipun berukuran kecil. hingga saat ini, volume air zam-zam di dalam sumur tersebut tidak pernah berkurang atau mengering.

Tidak heran jika sampai saat ini, air zam-zam menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar, mulai dari saat pertama kali suku Jurhum datang hingga saat ini.

Bahkan, pada saat ini, air zam-zam juga telah didistribusikan ke seluruh penjuru dunia sehingga umat Islam dapat menikmati dan merasakan keberkahannya.

Tentunya keberkahan yang didapat akan makin sempurna jika sebelum menikmatinya, dibacakan doa minum air zam-zam.

Doa Minum Air Zam-Zam

Salah satu adab minum air zam-zam adalah dengan mengucapkan basmalah atau doa khusus.

Nah, bagi kamu yang ingin mengucap doa minum air zam-zam, berikut lafadz doa yang bisa kamu baca.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أْسْأَلُكَ عِلْمً نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَآءً مِنْ كُلِّ دَآءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

Allóhumma inní as aluka ‘ilman náfi’an wa rizqón wási’á, wasyifá an min kulli dá in wasaqómin birahmatika yá arhamarráhimín.

Artinya:

Ya Allah, aku mohon kepada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan sembuh dari segala sakit dan penyakit pikun dengan rahmat-Mu, ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Sejarah Munculnya Air Zam-Zam

Kamu pasti sudah sering mendengar kisah asal mula keberadaan air zam-zam. Namun, tak ada salahnya mengingat kembali agar kamu lebih memahami pentingnya doa minum air zam-zam.

Seperti yang telah diketahui bersama, munculnya air zam-zam tidak terlepas dari kisah para nabi, yakni Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.

Hasana.id akan memulai kisahnya dari kehidupan Nabi Ibrahim a.s. di Negeri Syam bersama Sarah, istri pertamanya.

Ujian Rumah Tangga Nabi Ibrahim a.s.

Setiap nabi pasti akan diuji dengan kesulitan, kesusahan, atau cobaan yang terasa sangat berat dari Allah Swt., demikian juga dengan Nabi Ibrahim a.s.

Biduk rumah tangga yang diarungi oleh Nabi Ibrahim a.s. dan Sarah diuji dengan tidak adanya seorang anak.

Bahkan, hingga Nabi Ibrahim a.s. memasuki usia senja, Sarah, istrinya tidak kunjung hamil. Kenyataan tersebut tentu sangat berat bagi keduanya.

Sebagai seorang wanita salihah, Sarah berbesar hati meminta Nabi Ibrahim a.s. untuk menikahi wanita lain karena agar bisa mendapatkan keturunan.

Sarah memahami bahwa sebagai seorang nabi, Ibrahim harus memiliki penerus yang akan mengemban tugas dakwahnya.

Pada mulanya, Nabi Ibrahim a.s. menolak saran tersebut karena beliau tidak ingin istrinya tersakit. Namun, Sarah tetap mendesak beliau dan mencarikan istri untuk Nabi Ibrahim a.s.

Akhirnya, Nabi Ibrahim a.s. menikahi seorang wanita bernama Hajar yang akhirnya mengandung buah hati yang kelak dikenal dengan nama Ismail.

Setelah kelahiran Ismail, Allah Swt. pun memerintahkan Nabi Ibrahim a.s. untuk membawa pergi Hajar dan bayinya ke tempat yang jauh dari Negeri Syam.

Tibalah mereka di tempat saat ini dikenal dengan nama Kota Makkah. Dulunya, wilayah tersebut hanya berupa hamparan tanah yang sangat tandus dan luar biasa gersang.

Di sana, hanya ada satu pohon rindang yang pada saat itu digunakan oleh Hajar dan bayi Ismail untuk berlindung dari teriknya matahari.

Nabi Ibrahim a.s. kemudian memutuskan untuk menengok Sarah yang masih berada di Negeri Syam.

Walaupun kalut dan khawatir dengan kondisi istri dan bayinya, Nabi Ibrahim a.s percaya bahwa Allah SWT akan melindungi keluarganya yang berada di tanah gersang nan tandus.

Keluarnya Mata Air Zam-Zam di Kaki Ismail

Sepeninggal Nabi Ibrahim a.s., bayi Ismail merasa haus dan mulai menangis. Tangisan bayi Ismail yang makin kencang membuat Hajar panik dan berusaha mencari mata air.

Bahkan, Hajar sampai berlarian ke arah Bukit Shofa dan Marwa hanya untuk mencari mata air.

Saking panik dan khawatirnya Hajar, tidak terasa beliau telah berlairan di antara kedua bukit tersebut sebanyak tujuh kali.

Namun, betapa terkejutnya Hajar ketika melihat ke arah bayi Ismail yang tiba-tiba terdiam. Tanpa disangka-sangka, di antara kedua kaki mungil Ismail telah mengalir air yang cukup deras.

Hajar pun langsung kembali ke tempat bayinya berada dan berusaha untuk membendung aliran air tersebut sambil mengucapkan kata “zam … zam …”.

Dari sinilah, sumur air zam-zam yang sampai saat ini masih berada di sekitar Ka’bah muncul. Di kemudian hari, banyak orang akhirnya tinggal di sekitar mata air zam-zam.

Suku pertama yang meminta izin untuk membangun tempat tinggal di sekitar sumur zam-zam adalah suku Jumhur.

Beberapa waktu setelahnya, datanglah suku-suku lain yang mulai menetap dan membangun perkampungan di dekat sumur tersebut. Inilah yang menjadi awal mula berdirinya Kota Makkah.

Pada saat Ismail menginjak remaja, Allah Swt. memerintahkan Nabi Ibrahim a.s. dan putranya itu untuk membangun Ka’bah di tanah yang telah diberikan kepada Nabi Adam AS sebelumnya.

Tidak heran jika sejak berdirinya Ka’bah, Kota Makkah pun makin ramai oleh para peziarah yang ingin menunaikan ibadah haji ataupun umrah.

Hadis Tentang Air Zam-Zam

Air zam-zam yang kemunculannya penuh dengan keajaiban ternyata juga disebut-sebut sebagai salah satu air yang paling bermanfaat dan baik untuk kesehatan tubuh.

Hal tersebut membuat banyak orang saat ini tertarik dan berusaha untuk bisa meminum air zam-zam secara rutin, tentu setelah sebelumnya didahului dengan doa minum air zam-zam.

Bahkan, tidak sedikit yang akhirnya membeli air zam-zam asli langsung dari Kota Makkah untuk mendapatkan keutamaan dan keberkahan air zam-zam.

Keberkahan air yang juga menjadi salah satu bukti kebesaran Allah Swt. ini rupanya juga tertuang dalam sejumlah hadits. Saya akan sampaikan beberapa di antaranya.

Dalam hadits riwayat Ibn Majah, disebutkan bahwa Jabir bin Abdullah mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Air zam-zam memiliki khasiat sesuai dengan niat yang meminumnya.”

Terdapat pula hadits riwayat Abu Daud yang menyebutkan, Nabi Muhammad saw. menyatakan bahwa air zam-zam merupakan obat dari segala penyakit yang ada di muka bumi ini.

وَشِفَاءُ سُقْمٍ

Asyifaau suqmin.

Artinya:

Air zam-zam adalah obat dari rasa sakit (obat penyakit).”

Dalam hadits riwayat Ahmad, dinyatakan sebagai berikut.

“Dari Usamah, bahwasanya Rasulullah saw. meminta untuk didatangkan segantang air zam-zam, lalu beliau meminumnya dan berwudhu dengannya.”

Dari hadis-hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa air zam-zam merupakan air yang diberkahi oleh Allah Swt., sekaligus menjadi penawar segala penyakit yang ada.

Tidak heran jika setiap muslim sangat dianjurkan untuk meminumnya sekaligus mengamalkan doa minum air zam-zam, dengan catatan jika mudah untuk mendapatkannya.

Tidak hanya baik untuk dikonsumsi, air zam-zam ternyata juga dapat digunakan untuk berwudhu karena termasuk ke dalam air yang thohur atau suci dan bersifat mensucikan.

Letak Air Zam-Zam Sekarang

Jika sebelumnya disebutkan bahwa lokasi air zam-zam berada tidak jauh dari Ka’bah, hal itu memang benar adanya.

Sumur dari mata air zam-zam sendiri berada 21 meter dari posisi Ka’bah sekarang.

Dalam buku karya Syafii Antonio yang berjudul EnsiklopediaPeradaban Islam (Makkah), setiap harinya terdapat 11 hingga 18,5 liter air per detik yang dipompa keluar dari sumur tersebut.

Jika dihitung lebih detail, dalam satu menit, banyaknya air zam-zam yang terpompa dari sumur tersebut berkisar antara 660 liter hingga 1.110 liter. Sungguh jumlah yang amat banyak, ya!

Ajaibnya, sumur zam-zam ini tidak pernah berkurang volumenya.

Bahkan, pada saat daerah sekitarnya mengalami kekeringan pun, sumur air zam-zam masih mengeluarkan air yang berlimpah dan dapat digunakan oleh banyak umat muslim.

Sumur yang telah menghidupi jutaan manusia tersebut berbeda tampilannya dengan ketika pertama kali mata airnya muncul di zaman Nabi Ismail a.s.

Sebagai tambahan informasi, sumur air zam-zam ini mengalami renovasi pada zaman Utsmaniyah.

Bangunan kubah dan tempat duduk yang ada di sekitar sumur dihilangkan dan diganti dengan besi yang lebih kokoh dan tahan lama.

Lebih lanjut, saat ini, sumur air zam-zam juga tidak lagi menggunakan gayung atau ember untuk mengambil airnya, tetapi menggunakan pompa air.

Dengan demikian, air bisa disalurkan ke keran-keran di sekitar sumur.

Adab yang Baik Saat Meminum Air Zam-Zam

Berkaitan dengan anjuran untuk minum air zam-zam karena memiliki banyak manfaat dan keberkahan, terdapat adab tersendiri yang perlu diketahui.

Membaca doa minum air zam-zam bukan satu-satunya adab yang perlu dilakukan ketika kamu hendak meminum air ini, lho, masih terdapat beberapa adab lain yang juga penting.

Adapun adab saat meminum air zam-zam yang sesuai dengan syariat Islam telah Hasana.id rangkum melalui penjelasan berikut.

Membaca Basmalah Saat Akan Meminum Air Zam-Zam

Salah satu adab yang diajarkan sebelum meminum air zam-zam adalah mengucapkan basmalah. Hal ini masih berkaitan dengan adab makan minum yang telah diajarkan oleh Islam.

Menyebut asma Allah Swt. sebelum melakukan sesuatu, termasuk pada saat akan makan dan minum, dapat menghindarkanmu dari gangguan setan yang terkutuk.

Membaca basmalah sebelum meminum air zam-zam merupakan ekspresi rasa syukur dan permohonan agar diberikan keberkahan dari air zam-zam.

Namun, berbeda dengan doa makan yang pasti sudah kamu ketahui, terdapat doa minum air zam-zam yang lebih khusus. Doanya bisa kamu simak pada bagian selanjutnya nanti.

Doa minum air zam-zam dipercaya dapat menambah keberkahan ketika meminumnya. Bahkan, kamu juga disarankan untuk mengiringinya dengan doa lain.

Hal itu disebabkan waktu minum air zam-zam disebut sebagai salah satu waktu yang mustajab untuk meminta pertolongan Allah Swt.

Menggunakan Tangan Kanan

Setelah mengucapkan doa minum air zam-zam, jangan lupa untuk memperhatikan tangan yang digunakan untuk minum.

Nabi Muhammad saw. mengajarkan umat muslim untuk melakukan kegiatan yang baik dengan menggunakan tangan kanan, tidak terkecuali saat akan menikmati air zam-zam.

Orang yang menggunakan tangan kirinya untuk makan dan minum tidak berbeda dengan setan karena setan suka makan dan minum menggunakan tangan kiri.

Membaca doa minum air zam-zam dan menggunakan tangan kanan akan mencegah setan menyerap manfaat air istimewa ini yang seharusnya masuk ke dalam mulutmu.

Jangan Menghabiskan Air Zam-Zam dalam Sekali Tegukan

Adab yang tidak boleh diabaikan ketika meminum air zam-zam adalah jangan meminumnya dalam sekali tegukan.

Sangat dianjurkan untuk meminum air zam-zam dengan cara tanaffus atau bernapas sebanyak tiga kali di luar gelas.

Caranya adalah bernapas tiga kali di luar gelas yang berisi air zam-zam dengan menjauhkan gelas tersebut dari mulut terlebih dahulu.

Minum Hingga Perut Terasa Kenyang

Terdapat sebuah hadits menyebutkan jika air zam-zam dapat mengenyangkan perut dan rupanya, salah satu adab minum air ini adalah meminumnya hingga perut terasa kenyang.

Hal ini juga tertuang dalam sebuah hadits yang artinya:

“Nabi Muhammad saw. bersabda, ‘Sesungguuhnya, tanda yang membedakan antara kita dan orang-orang munafik adalah mereka tidak pernah meminum air zam-zam hingga kenyang’.” (HR Ibnu Majah)

Minum dengan Posisi Duduk

Sebagai umat muslim, salah satu adab makan dan minum yang dianjurkan adalah menyantap makanan dan minuman sambil duduk.

Oleh karena itu, hendaklah kamu meminum air zam-zam dalam posisi duduk juga. Hal ini diperkuat dengan salah satu hadits yang artinya:

“Janganlah kalian minum (air zam-zam) sambil berdiri, barang siapa yang lupa ketika minum berdiri maka hendaklah ia berusaha memuntahkannya.”

Ucapkan Hamdalah Setelah Meminum Air Zam-Zam

Jika sebelum minum kamu dianjurkan membaca doa minum air zam-zam, jangan lupa untuk mengucap hamdalah setelahnya.

Mengucap hamdalah merupakan salah satu bentuk syukur atas nikmat dan berkah yang telah diberikah oleh Allah.

Perbanyak Doa Saat Meminum Air Zam-Zam

Nabi Muhammad saw. pernah menyatakan bahwa air zam-zam merupakan salah satu air yang paling diberkahi oleh Allah swt.

Tidak heran jika banyak para ulama yang menganjurkan agar kamu memperbanyak doa saat meminumnya, selain doa minum air zam-zam sebagaimana yang sudah saya sampaikan.

Keberkahan yang melimpah pada air zam-zam dipercaya dapat membantu mengabulkan doa yang dipanjatkan.

Keutamaan Air Zam-Zam

Setelah mengetahui bagaimana adab dan doa minum air zam-zam di atas, tidak ada salahnya untuk mencari tahu apa saja keutamaan dari air ini.

Berbeda dari air-air pada umumnya, air zam-zam memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan, di antaranya adalah:

  • menyegarkan dahaga;
  • mengenyangkan perut;
  • menjadikan tubuh terasa lebih segar dan berenergi;
  • bisa menjadi obat dari segala penyakit;
  • menjadi obat demam;
  • bisa digunakan untuk bersuci; serta
  • membantu mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan.

Perlu diingat bahwa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari meminum air zam-zam semuanya adalah atas izin Allah Swt.

Penelitian Terkait Air Zam-Zam

Seperti yang tertuang dalam sebuah hadits, air zam-zam merupakan air yang penuh berkah dan dapat menjadi obat untuk segala penyakit.

Terlebih lagi jika kamu memperhatikan adab ketika meminumnya, terutama membaca doa minum air zam-zam.

Terdapat satu penelitian yang berhasil membuktikan betapa ajaibnya air zam-zam ini bagi kesehatan tubuh manusia.

Seorang dokter dari Universitas Yokohama, Dr. Masaru Emoto, menjelaskan hasil penelitiannya terkait air zam-zam dalam buku The True Power of Water.

Dalam penelitian yang dilakukannya, Dr. Masaru Emoto menemukan beberapa bentuk molekul air yang tidak teratur.

Namun, tidak dengan molekul air zam-zam yang bentuk molekulnya sangat teratur.

Bahkan, jika dilihat lebih detail lagi, susunan molekul air zam-zam justru tampak seperti berkilauan dan dapat mengeluarkan lebih dari 12 warna ketika dibekukan.

Susunan bentuk heksagonal pada air zam-zam terlihat makin terang dan berkilau seperti kristal ketika dibacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Masyaallah.

Selain memiliki bentuk molekul yang sangat indah, air zam-zam ternyata juga mengandung fluoride yang sangat ampuh dan efektif untuk membunuh kuman.

Tidak heran jika Nabi Muhammad saw. menyebut air zam-zam sebagai air yang dapat berfungsi sebagai obat.

Bukan hanya itu, air zam-zam memiliki kandungan kalsium, magnesium, serta garam dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan air sumur lainnya.

Itulah sebabnya, orang yang meminum air zam-zam, apalagi dengan membacakan doa minum air zam-zam sebelumnya, akan merasa tubuhnya menjadi lebih bugar dan memiliki energi lebih.

Bahkan, kandungan zat inilah yang menjadikan air zam-zam mampu mengenyangkan perut seperti yang telah diceritakan pada hadits-hadits sebelumnya.

Nah, sekarang kamu pasti dibuat kagum dengan begitu banyaknya keistimewaan dan keutamaan air zam-zam bagi orang yang membaca doa minum air zam-zam, kemudian meminumnya.

Bersyukurlah jika saat ini kamu bisa meminum air zam-zam yang berasal dari Kota Makkah dengan mudah.

Mulai sekarang, jangan lupa untuk membaca basmalah ataupun doa minum air zam-zam terlebih dahulu, serta mengiringinya dengan doa-doa baik lainnya.

Sumber:

https://islam.nu.or.id/post/read/94613/khasiat-air-zamzam-menurut-hadits-nabi-muhammad

https://www.laduni.id/post/read/56076/doa-sebelum-meminum-air-zam-zam

https://www.nu.or.id/post/read/40553/daya-magis-air-zam-zam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close-link
Chat Admin..
1
3 Ebook Islami GRATIS!
3 Ebook Islami GRATIS!
Mau? Klik "Chat Admin" sekarang!