no comments

Nabi Yusuf: Seorang Rasul dengan Wajah Tampan dan Akhlak Mulia. Yuk Baca Kisah Beliau :)

Nabi Yusuf a.s adalah salah salah satu dari 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui. Kisah Nabi Yusuf a.s tertulis secara lengkap di dalam surat Yusuf. Kisah beliau juga dikisahkan dengan nama Joseph dalam Perjanjian Lama.

Keluarga Nabi Yusuf

Nabi Yusuf a.s adalah putera ke-7 dari Nabi Ya’qub a.s. Ada juga yang mengatakan Nabi Yusuf adalah anak ke-11. Nabi Yusuf a.s. memiliki saudara seibu bernama Bunyamin. Ayahnya sangat mencintai Yusuf kecil dan Bunyamin sehingga menimbulkan kecemburuan di kalangan saudara-saudaranya yang lain.

Kasih sayang yang diberikan Nabi Ya’qub kepada Yusuf dan dan Bunyamin seringkali menimbulkan kecemburuan 10 saudaranya yang lain.

Mimpi Agung Nabi Yusuf

(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku”.(Surat Yusuf Ayat 4)

Ayahnya berkata: “Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia”. (Surat Yusuf Ayat 5)

Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta’bir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya’qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.((Surat Yusuf Ayat 6)
Mimpi tersebut menunjukkan kelebihan yang Allah berikan kepada baginda Nabi Yusuf.

Yusuf dimasukkan ke dalam Sumur

Suatu hari Nabi Yusuf diajak berburu oleh saudara-saudaranya. Awalnya Nabi Ya’qub tidak mengizinkan karena sudah mengetahui watak mereka. Namun akhirnya beliau mengizinkan juga.

Rupanya Benar, Nabi Yusuf dibuang ke dalam sebuah sumur. Kepada sang ayah, mereka mengaku Yusuf telah dimakan serigala. Hal ini tentu sangat membuat Nabi Ya’qub sedih.

Nabi Yusuf ditemukan oleh rombongan pedagang yang berhenti untuk mengambil air di sumur tempat Nabi Yusuf dibuang. Mereka lalu mengeluarkan Yusuf dari dalam sumur dan membawa beliau ke Mesir. Di sana beliau dijual kepada seorang bangsawan berbangsa Qibti  bernama Futhifar. Futhifar adalah ketua polisi Mesir waktu itu. Nabi Yusuf pun kemudian tinggal bersama Futhifar hingga beliau dewasa.

Yusuf dan Zulaikha

Nabi Yusuf tumbuh menjadi seorang laki-laki yang sangat tampan. Ketampanan beliau menjadikan wanita-wanita Mesir jatuh h. Bahkan istri Futhifar pun diam-diam juga sangat menyukai Nabi Yusuf.

Zulaikha seringkali berdandan secantik mungkin di depan Nabi Yusuf. Hal itu dilakukan Zulaikha agar Nabi Yusuf tergoda dan mengajak Zulaikha berzina.

Namun hal tersebut tidak membuat Nabi Yusuf terpancing.

Karena sudah tidak sanggup lagi menahan diri, akhirnya Zulaikha menggunakan cara yang cukup berani. Zulaikha mengunci Yusuf di dalam kamarnya agar Nabi Yusuf tidak bisa kabur kemana-mana.

Dalam kondisi seperti ini, sangat sulit rasanya untuk menghindari perzinaan. Namun Nabi Yusuf tetap mengingat Allah dan tidak mau melakukan perbuatan hina seperti itu.

Berita kelakukan Zulaikha rupanya tersebar ke khalayak ramai. Zulaikha kemudian mengundang masyarakat untuk bertamu ke rumahnya. Dia memberikan buah-buahan dan pisau. Saat Nabi Yusuf menyapa para masyarakat, mereka pun tercengang dengan ketampanan beliau. Dalam riwayat disebutkan tangan mereka teriris-iris tanpa sadar.

Suami Zulaikha sebenarnya sudah tahu bahwa Zulaikha lah yang memulai, bukan Nabi Yusuf. Namun untuk menjaga nama baik keluarga, Nabi Yusuf dijebloskan ke dalam penjara.

Firaun

Pada suatu hari, firaun mengumpulkan para pembesar, penasihat dan para ahli untuk menafsirkan mimpi yang dialaminya. Di dalam mimpinya, Firaun melihat tujuh ekor sapi gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi yang kurus-kurus. Dia juga melihat tujuh tangkai gandum hijau di samping tujuh tangkai yang sangat kering.

Tidak ada orang yang dapat memberikan mimpi Firaun. Bahkan ada yang menganggapnya mimpi itu hanyalah mimpi biasa.

Pelayan Firaun, pemuda yang pernah bertemu dengan Nabi Yusuf saat di dalam penjara, memberitahu kepada Firaun tentang Nabi Yusuf dan kemampuannya dalam menafsir mimpi. Singkat cerita, Firaun mengutusnya untuk menjumpai Nabi Yusuf.

Saat si pemuda mengabarkan berita itu, Nabi Yusuf menjawab:

“Hendaklah kamu menanam bersungguh-sungguh tujuh tahun berturut-turut, kemudian apa yang kamu tuai biarkanlah dia pada tangkai-tangkainya; kecuali sedikit dari bahagian yang kamu jadikan untuk makan. Kemudian akan datang selepas tempoh itu, tujuh tahun kemarau yang besar, yang akan menghabiskan makanan yang kamu sediakan baginya; kecuali sedikit dari apa yang kamu simpan (untuk dijadikan benih). “Kemudian akan datang pula sesudah itu tahun yang padanya orang ramai beroleh rahmat hujan, dan padanya mereka dapat memerah (hasil anggur, zaitun dan sebagainya)”. (Surat Yusuf : 47-49)

Karena takjub dengan tafsir mimpi Nabi Yusuf, beliau pun akhirnya dikeluarkan dari penjara.

(kisah ini akan ditulis lebih lanjut nanti ya… :))

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p