no comments

Ayat Kursi: Uraian Lengkap (Teks Arab & Latin, Terjemahan, Fadhilah Dll). Belaja Lagi Yuk Guys… :)

Kalau Anda membaca artikel ini, kemungkinan besar Anda sudah pernah mendengar tentang ayat kursi sebelumnya. Anda kemungkinan sedang mencari referensi seputar bacaan ayat kursi, arti atau terjemahan ayat kursi, keutamaan ayat kursi atau topik lain seputar ayat kursi. Silahkan mengangguk jika benar, hehe.

Sebelumnya, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat datang di Hasana.id, situs yang kami hadirkan agar kamu lebih dekat dengan Islam. 🙂

Kebanyakan dari kita sering sekali mendengar ayat kursi, tapi sedikit sekali yang benar-benar memahami ayat kursi secara sempurna.

Di antara kita mungkin ada yang sudah menghafal ayat kursi, tapi belum paham maknanya. Di antara kita mungkin ada yang hafal bacaan arab dan arti dari ayat kursi namun belum tau keutamaan dan manfaatnya. Bahkan mungkin ada di antara kita yang belum hafal sama sekali bacaan ayat kursi.

Itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa artikel ini dibuat: memberikan penjelasan yang mendetail seputar ayat kursi.

Baca juga: Kumpulan Nama Bayi & Anak Super Lengkap (untuk Si Kecil Laki-Laki atau Perempuan)

Artikel ini secara umum akan terdiri dari beberapa sub bab. Masing-masing sub bab membahas topik tertentu. Anda (dan saya) akan sama-sama mempelajari pemahaman umum tentang ayat kursi, keutamaan dan manfaatnya, terjemahannya, tafsirnya hingga berbagai kejadian ajaib yang terjadi berkenaan dengan ayat kursi.

Untuk memudahkan, silakan lihat daftar isi yang ada di atas artikel. Anda tinggal klik sub judul yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.

Ayat Kursi Adalah..

apa itu Ayat Kursi

sumber gambar sebelum editing: pixabay.com

Ayat kursi adalah salah satu ayat dalam Alquran yang memiliki banyak sekali keutamaan. Banyak hadits-hadits yang menerangkan keutamaan dari ayat kursi ini.

Ayat kursi tepatnya adalah ayat ke-255 dari surat Albaqarah. Untuk Alquran dengan standar internasional terbaru, letaknya ada di halaman ke-42 atau 43. Ayat kursi bisa dibilang cukup panjang, panjang ayatnya mencapai 5-6 baris.

Ayat kursi memiliki banyak sekali manfaat dan keutamaan. Salah satunya bisa menghalau gangguan dari syaitan yang ingin menggoda dan mengganggu kita. Pembahasan mengenai manfaat dan keutamaan akan dijelaskan lebih detail pada sub bab tersendiri di bawah.

Baca juga: Nabi Yusuf: Seorang Rasul dengan Wajah Tampan dan Akhlak Mulia

Bacaan Ayat Kursi

Seperti dijelaskan sebelumnya, bacaan ayat kursi cukup panjang, sekitar 5-6 baris. Tapi jangan takut duluan ya, ayat kursi termasuk ayat yang mudah dihafal. 🙂

Bagi yang belum menghafal, saya sarankan untuk segera dihafal pelan-pelan, sayang sekali jika kita saat ini sudah dewasa tapi belum bisa menghafal ayat kursi.

Bacaan Ayat Kursi dalam Bahasa Arab

Karena merupakan ayat Alquran, tentu saja ayat kursi berbahasa Arab. Berikut adalah bacaan ayat kursi dalam Bahasa Arab.

ۚ اللّٰـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ

ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ

 ۗ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ

ۚ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۦ

ۖ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

 ۚ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ

  ۖ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ

وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ  وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

(Ayat Kursi, QS : Al-Baqarah : 255)

Saya sengaja menyusun baris per baris sesuai waqaf agar lebih enak saat Anda baca dan hafal. Mohon dibaca dan dihafal pelan-pelan. Jika perlu, copy paste dan simpan di smartphone Anda. Atau, print lalu baca berulang-ulang hingga hafal.

Baca juga: Surat Yasin: Uraian Lengkap (Teks Arab, Teks Latin, Terjemahan, Keutamaan, Dll)

Arti/Terjemahan Ayat Kursi

arti Ayat Kursi

sumber gambar sebelum editing: pixabay.com

Banyak orang yang mampu mengahafal ayat kursi dengan baik. Namun sangat disayangkan karena banyak juga yang tidak paham maknanya. Membaca ayat, hadits atau doa apapun sebaiknya diiringi dengan mengetahui maknanya. Paling tidak mengetahui artinya. Syukur-syukur jika selain mengetahui terjemahannya, kita juga mengetahui tafsirnya.

Di sub bab ini, saya akan mencantumkan arti dari ayat kursi. Agar lebih mudah, saya akan menulis kembali bacaan ayat kursi dalam bahasa Arab kemudian saya tuliskan arti tepat di bawahnya.

ۚ اللّٰـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ

Allah tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya

ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ

Tidak mengantuk dan tidak tidur

 ۗ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ

MilikNya lah apa yang di langit dan di bumi

ۚ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۦ

Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya?

ۖ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka

 ۚ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ

Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya

  ۖ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ

Kursi Allah meliputi langit dan bumi

وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ  وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar

(Ayat Kursi, QS : Al-Baqarah : 255)

Itulah terjemahan atau arti sederhana dari ayat kursi. Sebaiknya saat membaca ayat kursi ini, kita sambil membayangkan dan men-tadabbur-i artinya. Cara terbaik untuk bisa mengetahui arti dari ayat kursi (juga ayat atau hadits yang lain) adalah mengetahui arti kata per kata. Paling tidak kata-kata yang sudah umum.

Baca juga: 45 Tanda yang Membuktikan Kiamat Sudah Semakin Dekat

Bacaan Ayat Kursi dalam Huruf Latin

Ayat Kursi dalam huruf latin

sumber gambar sebelum editing: pixabay.com

Seperti biasa, saya juga mencamtumkan ayat kursi dalam huruf latin. Mudah-mudahan ini bisa meng-counter Anda yang belum bisa membaca huruf arab. Berikut ayat kursi dalam huruf latin.

Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum.

Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa naum.

Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh.

Man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih.

Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum.

Wa laa yuhiithuuna bi syai-im min ‘ilmihii illaa bi maa syaa-a.

Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardha wa laa ya-uuduhuu hifzhuhumaa

Wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim.

Namun, saya sangat menyarankan Anda untuk belajar mengaji dari sekarang. Sayang sekali jika seorang muslim yang sudah dewasa tapi belum bisa membaca huruf arab.

Baca juga: Rukun Islam: 5 Hal yang Wajib Dilakukan Setiap Muslim

Tafsir Ayat Kursi – Tafsir Jalalain

Tafsir Alquran banyak sekali dalam khazanah keilmuan Islam. Namun beberapa tafsir yang populer antara lain Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al Munir dan lain sebagainya.

Yang akan saya gunakan dalam artikel ini adalah tafsir Jalalain. Tafsir Jalalain adalah sebuah kitab tafsir Alquran yang dikarang oleh dua orang Imam besar. Kedua imam tersebut adalah Jalaluddin Asysyuyuhti dan Jalaluddin Al Mahalli. Tafsir ini sangat populer dan paling banyak digunakan di pesantren-pesantren seluruh Indonesia.

Sekarang mari kita simak bagaimana tafsir ayat kursi ini berdasarkan kitab tafsir Jalalain tersebut.

Oh iya, agar lebih mudah, saya mengulang kembali penulisan dalam huruf Arab beserta artinya, baru kemudian di bawah saya cantumkan tafsirnya. Hal ini agar lebih memudahkan Anda dalam memahami dan belajar. Berikut ayat kursi, arti dan tafsirnya:

ۚ اللّٰـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ

Arti atau terjemahan biasa:

Allah tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya

Tafsir Jalalain:

(Allah, tak ada Tuhan), artinya tak ada ma`bud atau sembahan yang sebenarnya di alam wujud ini, (melainkan Dia Yang Maha Hidup), artinya Kekal lagi Abadi (dan senantiasa mengatur), maksudnya terus-menerus mengatur makhluk-Nya

ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ

Arti atau terjemahan biasa:

tidak mengantuk dan tidak tidur

Tafsir Jalalain:

(tidak mengantuk) atau terlena, (dan tidak pula tidur)

 ۗ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ

Arti atau terjemahan biasa:

Milik-Nya lah apa yang di langit dan di bumi

Tafsir Jalalain:

Milik-Nyalah segala yang terdapat di langit dan di bumi) sebagai kepunyaan, ciptaan dan hamba-Nya.

ۚ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۦ

Arti atau terjemahan biasa:

Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya?

Tafsir Jalalain:

(Siapakah yang dapat), maksudnya tidak ada yang dapat (memberi syafaat di sisi-Nya, kecuali dengan izin-Nya) dalam hal itu terhadapnya

ۖ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

Arti atau terjemahan biasa:

Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka

Tafsir Jalalain:

(Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka), maksudnya di hadapan makhluk (dan apa yang di belakang mereka), artinya urusan dunia atau soal akhirat

 ۚ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ

Arti atau terjemahan biasa:

dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya

Tafsir Jalalain:

(sedangkan mereka tidak mengetahui suatu pun dari ilmu-Nya), artinya manusia tidak tahu sedikit pun dari apa yang diketahui oleh Allah itu, (melainkan sekadar yang dikehendaki-Nya) untuk mereka ketahui melalui pemberitaan dari para Rasul

  ۖ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ

Arti atau terjemahan biasa:

Kursi Allah meliputi langit dan bumi

Tafsir Jalalain:

(Kursinya meliputi langit dan bumi) ada yang mengatakan bahwa maksudnya ialah ilmu-Nya, ada pula yang mengatakan kekuasaan-Nya, dan ada pula Kursi itu sendiri yang mencakup langit dan bumi, karena kebesaran-Nya, berdasarkan sebuah hadis, “Tidaklah langit yang tujuh pada kursi itu, kecuali seperti tujuh buah uang dirham yang dicampakkan ke dalam sebuah pasukan besar

وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ  وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

Arti atau terjemahan biasa:

Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar

Tafsir Jalalain:

(Dan tidaklah berat bagi-Nya memelihara keduanya), artinya memelihara langit dan bumi itu (dan Dia Maha Tinggi) sehingga menguasai semua makhluk-Nya, (lagi Maha Besar)

(Ayat Kursi, Arti dan Tafsir Jalalain, QS : Al-Baqarah : 255)

Baaca juga: Adzan: Uraian Lengkap Mengenai Kalimat Penanda Masuk Waktu Shalat

Keutamaan dan Manfaat Ayat Kursi

keutamaan Ayat Kursi

sumber gambar sebelum editing: pixabay.com

Seperi disebutkan sebelumnya, ayat kursi memiliki banyak sekali keutamaan dan manfaat bagi orang yang membacanya. Banyak dari kita yang sadar dengan banyaknya manfaat dari membaca ayat kursi, namun ketika diminta untuk menyebutkan satu-satu akan kesulitan. Nah, saya  akan mencoba merangkum berbagai manfaat yang bisa kita peroleh dengan membaca ayat kursi ini. Apa saja? Mari kita belajar sama-sama.

  1. Ayat yang Paling Agung

“Dari Ubay bin Ka’ab, sesungguhnya Rasulullah SAW bertanya kepadanya tentang ayat apakah yang paling agung dalam Kitabullah, beliau menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau ulang pertanyaannya beberapa kali. Kemudian dia menjawab, “Ayat kursi.” Maka beliau mengatakan, “Selamat bagi anda wahai Abu Mundzir dengan ilmu anda. ” (HR Muslim)

Rasulullah SAW mengucapkan selamat atas lmu yang dimiliki Ubay. Secara tidak langsung, Rasulullah SAW membenarnya jawaban dari Ubay bin Ka’ab ini

  1. Dijaga oleh Allah SWT

Rasulullah SAW  bersabda, “Apabila engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari), bacalah Ayat Kursi, niscaya Allah SWT akan senantiasa menjagamu dan syaitan tidak akan mendekatimu hingga waktu pagi” (HR. Al-Bukhari).

Jadi ayat kursi adalah salah satu bacaan yang disunnahkan ketika hendak tidur. Dengan membaca di waktu ini, maka Allah SWT akan menjaga kita sepanjang malam. Terutama dari gangguan syaitan.

Terdapat hadits lain juga mengenai hal ini. Berbunyi seperti ini:

Abu Hurairah ra berkata:

“Saya (Abu Hurairah) telah ditugaskan oleh Rasulullah SAW untuk menjaga hasil zakat yang diambil pada bulan Ramadhan (makanan dll), tiba-tiba datang seseorang yang mengambil makanan. Saya pun merampasnya dan berkata: Akan saya adukan kamu kepada Rasulullah saw. Kemudian sayapun menceritakannya, termasuk pesan orang tersebut yang berkata : Jika kamu ingin tidur bacalah ayat al-Kursi niscaya kamu akan selalu dalam lindungan Allah dan setan tidak bisa mendekatimu sampai pagi. Nabi saw berkomentar: Dia telah jujur kepadamu padahal dia adalah pendusta, dia itu adalah setan.” (HR Bukhari)

Dikatakan bahwa syaitan mendatangi Abu Hurairah hingga tiga kali. Setiap kali diancam akan dilapor kepada Rasulullah SAW dia selalu beralasan “aku lapar, butuh makan, untukku dan kelaurgaku”. Hingga yang terakhir disampaikan juga kepada Rasulullah SAW dan beliau mengatakan bahwa itu adalah syaitan.

Baca juga: Shalat Istikharah: Penjelasan Super Lengkap (Tata Cara, Doa, Dll)

  1. Salah satu sebab masuk surga

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca ayat Kursi setelah shalat fardhu, maka tidak ada yang mencegah dia dari masuk surga kecuali kematian. Dan tidak ada yang rajin membacanya kecuali orang yang jujur dan ahli ibadah. Barangsiapa yang membacanya ketika hendak tidur maka Allah memberi keamanan baginya, bagi tetangganya, dan tetangganya tetangga, dan rumah-rumah disekitarnya.” (HR. An Nasai)

Setelah shalat fardhu 5 waktu, kita disunnahkan untuk berzikir. Beberapa zikir yang disunnahkan antara lain istigfar, tahlil, tasbih, tahmid, takbir dan ayat kursi. Dari hadits ini kita jadi tahu bahwa rupanya membaca ayat kursi setelah sholat bisa menjadi sebab seseorang masuk surga.

  1. Perlindungan dari Syaitan

Habib Ahmad bin Novel bin Jindan menyebutkan di malam 1 Muharram hendaknya kita membaca ayat kursi sebanyak 360 kali. Masing-masing bacaan diawali dengan membaca basmallah.

Setelah selesai, dilanjutkan dengan doa seperti ini.

اَللَّهُمَّ يَا مُحَوِّلَ اْلأَحْوَالِ ، حَوِّلْ حَالِي إِلَى أَحْسَنِ اْلأَحْوَالِ ، بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا مُتَعَالٍ ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya:

“Wahai Yang mengubah keadaan-keadaan, ubahlah keadaanku kepada keadaan yang paling baik, dengan daya dan kekuatan-Mu wahai Yang Maha Mulia lagi Maha Luhur. Dan semoga Allah senantiasa bersalawat dan bersalam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan atas keluarga dan sahabat beliau.”

Baca juga: Sholat Taubat, Shalat Sunnah yang Kita Kerjakan Sebagai Bentuk Keseriusan Kita dalam Bertaubat

Sayyidi Ahmad Zaini Dahlan (salah satu Mufti dalam mazhab Syafii asal Mekkah) berkata:

“Barang siapa yang membaca dan mengamalkan hal ini maka tahun itu merupakan benteng yang kokoh baginya dari syaitan”

Tidak perlu menunggu 1 Muharram, ayat kursi sunnah dibaca kapan saja. Dan merupakan salah satu bacaan terbaik untuk menjauhkan diri kita dari gangguan dan godaan syaitan.

  1. Syaitan akan berlari..

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Al-Matalib Al-Aliyyah menyebutkan sebuah hadits yang berbunyi:

أفضل القرآن سورة البقرة، وأعظم آية فيه آية الكرسي، وإن الشيطان ليفرّ من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة

Artinya: Paling utamanya Al-Quran adalah surat Al-Baqarah. Dan paling agungnya ayat di dalamnya adalah ayat kursi. Sesungguhnya syaitan niscaya akan lari dari sebuah rumah yang di dalamnya dibaca surat Al-Baqarah.

Baca juga: Asmaul Husna: 99 Nama Allah yang Mengagumkan

  1. Pimpinan Surat Albaqarah

Rasulullah SAW bersabda: “Pemimpin manusia adalah Adam, pemimpin Arab adalah Muhammad, pemimpin Persia adalah Sulaiman, pemimpin Rum adalah Suhaib, pemimpin Habasyah adalah Bilal, pemimpin hari adalah Jum’at, pemimpin kalimat adalah Al Quran, pemimpin Quran adalah Surah Al Baqarah, dan pemimpin Al-Baqarah adalah Ayat Kursi” (HR Dailami dengan sanad dhaif)

  1. Tuannya ayat-ayat dalam Alquran

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap sesuatu memiliki puncak, & puncaknya Al Qur`an adalah surat Al Baqarah, di dalamnya terdapat ayat yg merupakan tuannya ayat-ayat dalam Al Qur`an yaitu ayat kursi: (HR Tirmidzi)

Itulah beberapa keutamaan dari ayat kursi. Dalam ilmu ruqyah syar’iyyah ayat kursi dikenal sebagai penangkal atau bacaan untuk menjaga diri dari syaitan, bukan mengatasi. Saat orang sedang dimasuki jin misalnya, maka si pe-ruqyah akan membaca ayat Alquran tertentu yang bukan ayat kursi. Namun ada kalanya ayat kursi juga dibaca saat me-ruqyah.

Baca juga: Sholat Dhuha, Sholat Sunnah yang Memiliki Banyak Keutamaan

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi

kapan Ayat Kursi dibaca

sumber gambar sebelum editing: pixabay.com

Yang harus dipahami terlebih dulu adalah ayat kursi bisa dibaca kapan saja dan dimana saja. Asalkan jangan di tempat yang dilarang membaca Alquran. Namun berdasarkan hadits-hadits dan keterangan dari para ulama, ada waktu-waktu yang dikhususkan untuk membaca ayat kursi ini. Kapan saja? Berikut keterangannya.

  1. Pagi dan Petang

Salah satu waktu yang disunnahkan membaca ayat kursi adalah di waktu pagi dan petang. Hal ini berdasarkan hadits dari Ubay bin Ka’ab,

Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Al Hakim)

Untuk waktu pagi, Anda bisa membaca ayat kursi setelah shalat shubuh atau setelah selesai shalat sunnah syuruq. Sementara di waktu petang Anda bisa mengambil waktu setelah ashar.

  1. Setelah shalat 5 waktu

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ayat kursi bisa dijadikan salah satu bacaan zikir setelah sholat fardhu atau shalat 5 waktu.

Hal tersebut sesuai dengan hadits berikut:

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الكُرْسِيِّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الجَنَّةِ اِلاَّ اَنْ يَمُوْتَ

“Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. An-Nasai)

Hadits ini mengisyaratkan kepada kita agar membaca ayat  kursi setiap selesai shalat fardhu 5 waktu.

Baca juga: Sholat Hajat: Panduan Lengkap Berisi Tata Cara, Doa, Niat, DLL

  1. Ketika akan tidur

Hadits yang berhubungan dengan waktu ini telah disebutkan dalam sub judul sebelumnya. Silakan lihat sub judul 3 nomor 2 hadits yang kedua. Tapi saya akan tuliskan kembali di sini.

“Saya (Abu Hurairah) telah ditugaskan oleh Rasulullah SAW untuk menjaga hasil zakat yang diambil pada bulan Ramadhan (makanan dll), tiba-tiba datang seseorang yang mengambil makanan. Saya pun merampasnya lagi dan berkata: Akan saya adukan kamu kepada Rasulullah saw. Kemudian sayapun menceritakannya, termasuk pesan orang tersebut yang berkata : Jika kamu ingin tidur bacalah ayat al-Kursi niscaya kamu akan selalu dalam lindungan Allah dan setan tidak bisa mendekatimu sampai pagi. Nabi saw berkomentar: Dia telah jujur kepadamu padahal dia adalah pendusta, dia itu adalah syaitan” (HR Bukhari)

Rasulullah SAW mengatakan walaupun syaitan adalah pendusta, tapi yang diajarkan kepada Abu Hurairah adalah  hal yang benar. Syaitan tidak bisa mendekati (apalagi mengganggu dan merayu) manusia yang sebelum tidur membaca ayat kursi.

  1. Malam 1 Muharram

Ketiga waktu di atas bisa kita jumpai setiap hari, namun yang ini hanya satu kali dalam setahun. Ini juga sudah disebutkan sebelumnya di sub bab keutamaan ayat kursi. Habib Novel mengatakan siapa yang membaca ayat kursi sebanyak 360 kali dengan diawali basmallah dan diakhiri dengan doa khusus, maka tahun itu akan menjadi benteng baginya dari syaitan.

Baca juga: Doa Qunut: Bacaan Sunnah dalam Shalat Setelah Itidal Rakaat Kedua Sholat Shubuh

Hukum Memajang Ayat Kursi

Berbagai keutamaan ayat kursi yang telah kita bahas sebelumnya, akan berfungsi jika kita baca dengan baik dan benar. Maka, tulisan ayat kursi yang dipajang di dinding tidak akan berdampak apapun kecuali menambah nilai estetika saja.

Lalu, hukumnya bagaimana?

Imam Nawawi, salah satu ulama besar dalam Mazhab Imam Syafii, mengatakan:

“Tidak diperkenankan menulis Al-Qur’an dengan sesuatu yang najis. Dan dimakruhkan menulisnya di dinding menurut (madzhab) kami.” (At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an, hal. 110)

Ayat kursi merupakan bagian dari ayat Alquran sehingga jika dipajang sebagai hiasan di dinding-dinding, hukumnya makruh.

Baca juga: Panduan Sholat Tahajud SUPER Lengkap: Yuk Pelajari Tata Cara, Bacaan Niat, Doa, DLL

Kisah-kisah Seputar Ayat Kursi

Ayat Kursi dan berbagai kisah tentangnya

sumber gambar sebelum editing: pixabay.com

Ada beberapa kisah mengenai orang-orang yang membaca ayat kursi. Mari kita simak dan mengambil pelajaran.

Kisah 1

Mungkin beberapa dari Anda sudah pernah membaca atau mendengar kisah ini. Kisah ini terjadi di Amerika sekitar tahun 2006.

Ada seorang muslimah yang melewati sebuah gang. Di sana terlihat seorang pria yang rasa-rasanya ingin berbuat jahat terhadap si wanita. Karena takut, dia membaca ayat kursi dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Wanita itu melintas di depan pria tersebut, tapi si pria hanya melihat sepintas dan kembali sibuk dengan rokoknya.

Keesokan harinya, sang wanita muslimah menonton berita kriminal. Dia begitu terkejut mengetahui di gang yang dia lewati tadi malam terjadi pelecehan seksual terhadap wanita yang lain. Anehnya, kejadiannya hanya beberapa menit setelah dia melewati gang itu.

Karena merasa sedikit mengetahui ciri-ciri fisik si pria (yang disangka keras sebagai pelaku), wanita muslimah ini memutuskan membantu pihak kepolisian. Si pelaku pun berhasil ditangkap.

Singkat cerita, ketika wanita muslimah bertanya ke pria itu kenapa tidak melakukan pelecehan terhadapnya. Si pelaku menjawab, “bagaimana aku berani, kamu ditemani oleh dua orang pria berbadan besar di sisi kanan dan kirimu”. Allahu akbar.

Baca kisah 1 secara lengkap di sini.

Kisah 2 

Kisah kedua saya ambil dari seorang penulis di kompasiana atas nama Ragile Agil. Ini merupakan kisah nyata pribadi si penulis.

Suatu ketika di tahun 2001 dia bermimpi sedang berada si rumah sakit. Dokter yang menanganinya mengatakan, “jiwa kamu tidak stabil dan hampir budek!”. Dari awal ke rumah sakit sikat dokter tersebut memang judes dan bersikap tidak enak.

Setelah selesai, ada seorang suster yang seakan-akan ingin memberikan resep kepada yang  bersangkutan. Rupanya suster cantik tersebut malah membaca Al Fatihah dan Ayat Kursi. Setelah itu tiba-tiba dia terbangun.

Kejadian tersebut kemudian diceritakan kepada gurunya, KH.Irfan Zidny,MA. (almarhum), salah seorang Rois Am PBNU, ahli fiqh dan juga Tasawuf, pada waktu itu.

Kiayi Irfan mengatakan, “Subhanallah…. itu resep dari malaikat.” Beliau nampak lega dan meminta dia untuk membaca Al Fatihah dan Ayat Kursi masing-masing 7x setiap selesai shalat fardhu.

Dari pengalaman si penulis  setelah mepraktikkan sekian lama, dia merasa amalan itu bisa menguatkan insting dan kesadaran, khususnya ketika dilanda kebingungan dan kepanikan. Dia juga merasa lebih terbantu saat mengambil keputusan karena kuatnya insting itu.

Penulis mengatakan merasa plong telah menyampaikan ceritanya ke orang ramai. Memang ini merupakan amanah dari Kiayai Irfan.

Cerita ini lebih meyakinkan kita mengenai keutamaan membaca ayat kursi setelah shalat fardhu. Tidak harus 7x seperti amalan beliau. Kita bisa tambahkan atau kurangi sesuai kebutuhan dan kemampuan. Yang penting, usahakan untuk selalu dibaca.

Baca kisah 2 secara lengkap di sini.

Download Mp3 Murottal Ayat Kursi

Salah satu trik penting dalam menghafal Alquran adalah: mendengar. Makanya ada salah satu metode menghafal Alquran yang cukup poluler saat ini yaitu Talaqqi. Talaqqi bisa diartikan secara sederhana dengan metode dikte. Seseorang akan membaca ayat yang ingin kita hafal. Kita hanya mendengar lalu mengulang surat yang dibaca tersebut. Kekuatan pendengaran sangat berperan di sini.

Jika tidak ada yang men-talaqqi, solusi alternatifnya adalah dengan mendengar murottal. Makanya saya akan memberikan beberapa link bacaan ayat kursi dari beberapa syeikh yang berbeda.

Silakan klik link salah satu atau beberapa syeikh di bawah ini. Pilih yang paling Anda sukai (saya sendiri lebih suka Syeikh Sa’ad Al Ghamidi). Ketika sudah di halaman terkait, klik kanan lalu pilih save as. Letakkan file bacaan ayat kursi di folder yang Anda mudah cari. Play file ayat kursi tersebut dengan media player yang ada di PC, laptop, tablet atau smartphone Anda.

Berikut beberapa link untuk mendownload bacaan ayat kursi:

  1. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Abdurrahman As Sudais,
  2. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Abdullah Matroud,
  3. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Saad Al Ghamidi,
  4. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Saud Ash Shuraim,
  5. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Hani Ar Rifai,
  6. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Ali Hajjaj As Suwaisy,
  7. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Muhammad Jibreel,
  8. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Muhammad Ayyub,
  9. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Mahmoud Khalil Al Hussary,
  10. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Mishari Rashid Al ‘Afasy,
  11. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Salah Abdurrahman Al Bukhatir,
  12. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Abu Bakar As Shatri,
  13. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Yasser Al Dossari,
  14. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Nasser Al Qatami,
  15. Download Mp3 Murottal Ayat Kursi Syeikh Fares Abbad,

Setelah men-download, dengarkan berulang-ulang sehingga Anda familiar dengan bacaan ayat kursi tersebut. Perhatikan huruf-huruf dan ketepatan bacaannya lalu hafal pelan-pelan.

Baca juga:Rukun Iman: 6 Hal yang Harus Anda Imani Sebagai Setiap Muslim

Bonus: Terjemhan Ayat Kursi dalam Bahasa Inggris

Sub bab ini mungkin buat adik-adik saya yang masih sekolah. Barangkali ada tugas mencari teks arti ayat kursi dalam Bahasa Inggris. Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, arti dari ayat kursi kurang lebih seperti ini.

Allah – there is no deity except Him, the Ever-Living, the Sustainer of [all] existence. Neither drowsiness overtakes Him nor sleep. To Him belongs whatever is in the heavens and whatever is on the earth. Who is it that can intercede with Him except by His permission? He knows what is [presently] before them and what will be after them, and they encompass not a thing of His knowledge except for what He wills. His Kursi extends over the heavens and the earth, and their preservation tires Him not. And He is the Most High, the Most Great.

Baca juga:

 

Artikel ini bermanfaat? Ditunggu ya komentarnya :p